El Nino Bisa Kurangi Produksi Beras 1,2 Juta Ton, Mentan SYL: Kita Masih Bisa Siapkan

Rabu, 02 Agustus 2023 - 19:52 WIB
loading...
El Nino Bisa Kurangi...
Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengantisipasi, efek fenomena El Nino bisa berimbas pada produktivitas di sektor pertanian. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian atau Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Indonesia akan dilanda fenomena El Nino atau pemanasan suhu muka laut yang bisa berimbas pada produktivitas di sektor pertanian. El Nino akan menyebabkan peningkatan suhu sehingga ada ancaman kekeringan atau ketersediaan air yang menurun untuk beberapa wilayah.

Mentan mengatakan, apabila El Nino terjadi dan melanda Indonesia maka ada potensi pada penurunan produksi padi sebesar 300 - 1,2 juta ton. Hal itu diakibatkan karena lahan pertanian kurang produktif akibat kekurangan air.

"Meski El Nino datang, sepanjang semua Bupati dan Gubernur sama-sama mempunyai niat yang sama untuk menghadapi El Nino ini kita bisa selesaikan. Kemungkinkan kekurangan atau produksi yang terimbas El Nino itu sekitar 300 ribu ton sampai 1,2 juta ton, itu bisa kita siapkan," ujar Mentan SYL di Istana Presiden, Rabu (2/8/2023).

Sambung Mentan menjelaskan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan setidaknya 500 ribu hektare di beberapa provinsi untuk menggenjot produksi padi untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Mengingat padi merupakan komoditas yang juga cukup banyak membutuhkan air.

"Bapak Presiden memerintahkan berapa sih yang terjelek terjadi karena El Nino itu. El Nino kekeringan dan kekeringan membawa air yang terbatas, cukup membuat produktivitas pasti menurun. Kita akan siapkan 500 ribu hektare untuk antisipasi El Nino," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Infografis
Gaji Guru Honorer Masih...
Gaji Guru Honorer Masih Rendah, 74% Dibayar di Bawah Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved