Sri Mulyani Rogoh Rp1.112,45 Triliun untuk Borong Produk Dalam Negeri

Kamis, 03 Agustus 2023 - 13:13 WIB
loading...
Sri Mulyani Rogoh Rp1.112,45...
Pemerintah terus menggenjot penggunaan produk dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai aktivitas dalam rangka memperkuat penggunaan produk-produk di dalam negeri. Upaya itu mencakup peningkatan jumlah penggunaan produk dalam negeri dalam total belanja pengadaan pemerintah dan juga memperkuat produktivitasnya.

Baca juga: Konsumsi Domestik Jadi Kunci, Sri Mulyani Optimistis Ekonomi RI 2023 Tumbuh 5,3%

"Salah satunya pada hari ini, kami bersama Kemenkumham melakukan acara temu bisnis yang ke-6, dan kali ini tujuannya adalah untuk meningkatkan komitmen di dalam menggunakan realisasi belanja terutama dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah dan BUMN," ujar Sri dalam Opening Ceremony Temu Bisnis Tahap VI Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) 2023 di Jakarta, Kamis (3/8/2023).

Kebijakan program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) saat ini adalah untuk menciptakan pencapaian 95% produk dalam negeri digunakan dalam total belanja pengadaan dari seluruh kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah.

"Rencana umum pengadaan sebesar Rp1.112,45 triliun yang terdiri dari 5,3 juta paket pengadaan akan dilakukan, diharapkan bisa memacu penggunaan produk dalam negeri," ungkap Sri.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga mendukung penggunaan produk lokal dengan terus memperkuat dari sisi produksi, yaitu daya saing, kualitas, dan kompetitif harganya. Pemerintah melalui berbagai program mendukung UMKM serta berbagai program penguatan.

"Dalam hal ini pemerintah mendorong peningkatan realisasi belanja yang ditujukan kepada produk UMKM dan juga artisan sebesar Rp250 triliun dalam APBN," tambah Sri.

Menurut Sri, dukungan-dukungan ini pasti sangat berarti bagi para UMKM.

Baca juga: Polri Belum Terima Permohonan Penangguhan Penahanan Panji Gumilang

"Karena masih banyak UMKM di Indonesia yang harus bangkit setelah 3 tahun mengalami dampak yang tidak mudah dari pandemi," pungkas Sri.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Berita Terkini
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved