Anggaran Negara Rp2.739 Triliun Bakal Dihabiskan Tahun Ini, Buat Apa?
Rabu, 29 Juli 2020 - 14:29 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tahun ini akan menghabiskan anggaran senilai Rp2.739 triliun. Adapun besaran nilai tersebut salah satunya digunakan untuk memulihkan ekonomi.
"Jadi total ini kita harus dibelanjakan Rp2.739 triliun sampai akhir tahun ini, itu angka yang besar," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (29/7/2020).
Baca Juga: Digerogoti Corona, Pemasukan DKI Jakarta Ngilang Rp31,13 Triliun
Menurut dia pemerintah bukan cuma membelanjakan biaya penanganan corona sebesar Rp695 triliun saja. Namun demikian, tetap harus membelanjakan anggaran untuk kepentingan lain di luar itu. "Tidak hanya di Rp 695 triliun, tapi belanja kementerian lembaga yang mencapai lebih dari Rp836 triliun dan belanja lainnya juga harus tetap dibelanjakan," tandasnya.
Baca Juga: Hindari Resesi, Belanja Pemerintah Bakal Digeber Buat Ungkit Perekonomian
Selain itu, pemerintah juga telah memberikan insentif pajak yang sudah diberikan dan akan terus diperluas. Namun demikian, implementasinya terus dibarengi dengan perbaikan dan evaluasi. "Realisasi per 22 Juli, realisasi insentif usaha sebesar Rp16,4 triliun atau 13,34% dari target," tandasnya.
"Jadi total ini kita harus dibelanjakan Rp2.739 triliun sampai akhir tahun ini, itu angka yang besar," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (29/7/2020).
Baca Juga: Digerogoti Corona, Pemasukan DKI Jakarta Ngilang Rp31,13 Triliun
Menurut dia pemerintah bukan cuma membelanjakan biaya penanganan corona sebesar Rp695 triliun saja. Namun demikian, tetap harus membelanjakan anggaran untuk kepentingan lain di luar itu. "Tidak hanya di Rp 695 triliun, tapi belanja kementerian lembaga yang mencapai lebih dari Rp836 triliun dan belanja lainnya juga harus tetap dibelanjakan," tandasnya.
Baca Juga: Hindari Resesi, Belanja Pemerintah Bakal Digeber Buat Ungkit Perekonomian
Selain itu, pemerintah juga telah memberikan insentif pajak yang sudah diberikan dan akan terus diperluas. Namun demikian, implementasinya terus dibarengi dengan perbaikan dan evaluasi. "Realisasi per 22 Juli, realisasi insentif usaha sebesar Rp16,4 triliun atau 13,34% dari target," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :