Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Gagal Jadi Kado HUT RI ke-78

Selasa, 08 Agustus 2023 - 14:15 WIB
loading...
Kereta Cepat dan LRT...
Jadwal operasi LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta Bandung mengalami perubahan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dua proyek transportasi prestisius, yakni Kereta Cepat Jakarta-Bandung ( KCJB ) dan LRT Jabodebek , yang digadang-gadang menjadi moda terbaik, berjalan tak sesuai rencana. Dua moda transportasi itu gagal menjadi kado HUT RI ke-78.

Baca juga: Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Buat Masyakarat Tidak Jadi Agustus, Ada Apa?

LRT Jabodebek dijadwalkan akan mulai beroperasi secara komersial pada 18 Agustus 2023 mendatang. Akan tetapi pengoperasian tersebut kemungkinan mundur hingga 30 Agustus 2023.

Pemunduran jadwal sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang meminta untuk tidak terburu-buru melaksanakan operasional LRT Jabodebek. "Kami tadi minta saran, Pak Presiden sangat bijak, pokoknya kalian melakukan uji coba. Pada saat uji coba berhasil, kita buka. Jadi bisa jadi menjadi 20 Agustus, atau 30 Agustus," kata Menhub di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis pekan lalu (3/8/2023).

Sebelum dilakukan masa operasional secara komersial, rencananya masyarakat diajak untuk mencoba moda transportasi tanpa masinis tersebut pada Juli lalu. Akan tetapi hingga kini uji coba tersebut juga belum terlaksana.

Kepala Divisi LRT Jabodebek Purnomisidi mengungkapkan bahwa uji coba LRT Jabodebek terbatas bersama masyarakat akan dilaksanakan pada 5 Agustus 2023 dengan tarif Rp1. Purnomisidi memastikan semua penumpang yang sudah mendaftarkan diri mengikuti uji coba operasional terbatas tetap akan dapat mengikuti kegiatan tersebut, meskipun ada penundaan pelaksanaan uji coba operasional terbatas yang sedianya dilakukan pada 29 Agustus 2023.

"Kemarin itu baru di uji coba Pak Menteri Perhubungan, jadi arahan Pak Menteri (uji coba masyarakat) akan dilakukan tanggal 5 Agustus," katanya saat dihubungi, Senin (31/7/2023).

Penundaan terjadi lantaran masih harus mensingkronisasi sistem LRT Jabodebek. Sinkronisasi ini untuk menyambungkan pintu kereta dan pintu akses. Pasalnya saat ini kedua aspek teknis KRL tersebut belum terintegrasi.

Mengikuti jejak LRT Jabodebek, Kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut juga tidak jadi dilakukan uji coba gratis untuk masyarakat pada 18 Agustus 2023. Jadwalnya mundur hingga awal September 2023, dan tanggal pastinya juga belum diinformasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

"Sesuai arahan pemerintah, rencananya uji coba pra operasi akan berlangsung mulai awal September 2023. Pada masa tersebut masyarakat dapat mencoba KA cepat relasi Jakarta - Bandung tanpa dikenakan biaya," kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis, Selasa (8/8/2023).

Eva mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan persiapan di berbagai sisi utuk memastikan program uji coba pada September 2023. Seluruh aspek akan dipersiapkan dengan baik serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan KA cepat.

Uji coba sarana dan prasarana telah dilakukan dan berjalan dengan lancar. Saat ini KCIC juga terus memastikan seluruh kelengkapan pendukung operasional dapat berjalan dengan baik saat dioperasikan.

Secara paralel KCIC juga melakukan sertifikasi baik sarana dan prasarana KA cepat bersama Kementerian Perhubungan. KCIC sepenuhnya mengikuti tahapan tersebut dengan menyiapkan berbagai data dan informasi yang dibutuhkan dalam rangka kelancaran proses sertifikasi.

Baca juga: V BTS Rilis Album Solo Perdana Layover pada 8 September 2023

Seluruh kesiapan baik operasional maupun fasilitas stasiun terus KCIC persiapkan, salah satunya terkait stasiun. Nantinya saat stasiun mulai melayani penumpang maka dipastikan akses yang tersedia telah siap digunakan.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Rosan Ngaku Sudah Kantongi...
Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Rekomendasi
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved