Adu Kaya Pemimpin BRICS, Nomor 2 Disebut Punya Harta Rp3.000 Triliun

Selasa, 08 Agustus 2023 - 17:24 WIB
loading...
Adu Kaya Pemimpin BRICS,...
Para pemimpin BRICS memiliki penghasilan dan sumber kekayaan masing-masing. Foto/BRICS Summit 2023
A A A
JAKARTA - BRICS yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan tengah menjadi sorotan. Pasalnya, banyak negara, termasuk Indonesia, yang dikabarkan tertarik bergabung.

Baca juga: Perkuat BRICS Melawan Dominasi AS, Rusia Beri Sinyal Dukung 3 Negara Ini Jadi Anggota Baru

Bulan ini, BRICS akan menggelar pertemuan, yaitu BRICS Summit 2023 di Johannesburg, Afrika Selatan. Para kepala negara BRICS, yaitu Luiz Inácio da Silva, Narendra Modi, Vladimir Putin , Xi Jinping, dan Cyril Ramaphosa dipastikan hadir.

Sebagai kepala negara, mereka tentu saja hidup berkecukupan, bahkan terbilang mewah. Putin, misalnya yang disebut oleh Kremlin memperoleh gaji tahunan sebesar USD140.000 atau sekitar Rp174 juta per bulan. Itu baru dari gaji, belum tunjangan dan hak-hak lain.

Beberapa kepala negara yang tergabung dalam BRICS memiliki hubungan dengan bisnis, baik secara langsung atau lewat keluarganya. Cyril Ramaphosa sebelumnya merupakan pebisnis yang kemudian "berhenti" usai terpilih menjadi Presiden Afrika Selatan.

Presiden Brasil Luiz Inácio da Silva memiliki putra, Fabio Luis Lula da Silva, yang juga seorang pebisnis. Bahkan, Xi Jinping, mengutip AsianNews, disebut-sebut berasal dari salah satu keluarga terkaya di China, dan keluarga besarnya memiliki jutaan investasi dan properti di China.

Nah dengan semua gaji, tunjangan, dan pemasukan lain, siapa kepala negara BRICS yang paling tajir. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ulasannya:

1. Luiz Inácio Lula da Silva

Latintimes.com pada November 2022 menulis bahwa kekayaan Lula hanya bernilai USD5 juta atau Rp75 miliar (kurs Rp15.000). Kekayaan itu termasuk harta pribadi dan rekening banknya.

Namun ada juga pihak yang menyebut Lula memiliki kekayaan sebesar USD65 miliar atau setara Rp975 triliun. Sayangnya, pernyataan ini sulit ditelusuri.

Namun, Forbes pernah menulis, setelah mengundurkan diri sebagai presiden Brasil pada masa kepresidenan antara 1 Januari 2003 – 1 Januari 2011, Lula menerima sekitar USD100.000 untuk pidato 50 menit di LG pada tahun 2011. Dia juga memberikan pidato kepada Microsoft, Tetra Pak, dan telah dibayar oleh perusahaan konstruksi terkemuka Brasil, seperti Odebrecht, untuk bepergian ke negara-negara di Afrika dan memberikan pidato kepada eksekutif lokal. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Lula hampir menjadi miliarder.

2. Vladimir Putin

Banyak media Barat menulis bahwa Putin memiliki kekayaan hingga USD200 miliar atau setara Rp3.000 triliun. Dengan jumlah kekayaan yang fantastis itu, Putin disebut-sebut sebagai salah satu orang terkaya sejagat.

Apakah Putin benar-benar memiliki kekayaan sebanyak itu? Sulit untuk membuktikannya. Pada 2015 juru bicara Forbes menyakan kepada Newsweek, bahwa mereka tidak dapat memverifikasi kekayaan Putin, sehingga Presiden Rusia itu tak ada dalam daftar orang terkaya Forbes.

Fortune pernah melaporkan, secara resmi Putin mendapat gaji USD140.000 per tahun. Dia secara terbuka mengungkapkan aset apartemen seluas 800 kaki persegi, sebuah trailer, dan tiga mobil. Dia tinggal di apartemen seluas 1.600 kaki persegi di Moskow.

Namun "tudingan-tudingan" Putin memiliki kekayaan yang besar terus bertebaran. Menjadi Presiden Rusia sejak 2012, Putin dianggap sering terlihat memakai jam tangan mewah dan dikabarkan memiliki rumah seluas 190.000 kaki persegi senilai USD1,4 miliar di atas tebing yang menghadap ke Laut Hitam, 19 rumah, 700 mobil, 58 pesawat terbang, dan termasuk helikopter.

Putin juga disebut memiliki pesawat senilai USD716 juta yang dijuluki "The Flying Kremlin" yang memiliki toilet yang terbuat dari emas. Putin juga memiliki megayacht senilai USD100 juta yang dirancang oleh pembuat kapal selam nuklir dari angkatan laut Rusia.

3. Narendra Modi

Sesuai perincian pendapatan dan aset per Maret 2022 di situs Kantor Perdana Menteri, Narendra Modi memiliki aset senilai lebih dari Rs 2,23 crore atau setara USD297 ribu, yang sebagian besar mencakup deposito bank. Dia tidak memiliki harta tak bergerak dan sebidang tanah yang dia kuasai di Gandhinagar telah disumbangkan. Tanah itu bernilai Rs 1,1 crore atau USD146 ribu pada 31 Maret 2021.

Sementara plot perumahan senilai Rs 1,1 crore atau USD146 ribu yang dia miliki bersama dengan tiga orang tidak lagi atas namanya. Aset bergerak Perdana Menteri India itu meningkat sebesar Rs 26,13 lakh sejak setahun lalu.

Datatrainded.com menyebut kekayaaan Modi mencapai USD2,5 juta atau setara Rp37,5 miliar. Pria yang menjadi Perdana Menteri India sejak 2014 itu memiliki gaji 20 Lakhs

4. Xi Jinping

Finty.com, pada Agustus tahun lalu menulis bahwa kekayaan Presiden China Xi Jinping diperkirakan mencapai USD1 miliar, angka itu setara Rp15 triliun rupiah. Namun, tidak ada tabulasi yang tegas tentang berapa nilainya atau bagaimana dia bisa mengumpulkan kekayaan.

Xi Jinping menjadi presiden China pada tahun 2012 dan tidak lama kemudian menghapus batasan masa jabatan yang ada untuk kepemimpinan puncak. Gaji tahunan secara resmi terdaftar sebesar USD22.000 setahun. Meski begitu, sebagian besar kebutuhannya dipenuhi oleh negara sebagai presiden. Xi Jinping tidak memiliki tempat tinggal, transportasi, atau biaya lain yang memungkinkan dia untuk menyimpan semua penghasilannya dengan mudah.

Baca juga: Begini Perbedaan Qadha' dan Qadar Menurut Syaikh Al-Utsaimin

5. Cyril Ramaphosa

Sejak ditunjuk sebagai wakil presiden pada Mei 2014 oleh Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, Cyril Ramaphosa telah mundur dari bisnisnya untuk menghindari konflik kepentingan. Dia mengundurkan diri sebagai ketua perusahaan investasi Grup Shanduka pada Mei 2015 dan setahun kemudian menyelesaikan proses penjualan 30% sahamnya di Shanduka. Pada 2015 lalu Forbes merilis kekayaan Cyril mencapai USD450 juta atau sekitar Rp5,6 triliun (kurs Rp12.500).

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
Trump-Xi Jinping Bertemu...
Trump-Xi Jinping Bertemu Tanpa Kesepakatan Logam Tanah Jarang, Perang Dagang Masih Membayangi
AS Sanksi Terminal Minyak...
AS Sanksi Terminal Minyak China Jelang KTT Trump-Xi Jinping, Beijing Kecam Intimidasi Washington
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
5 Pesepakbola Paling...
5 Pesepakbola Paling Kaya per 2021, Nomor 1 Tembus Rp6 Triliun!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved