Gara-gara Tolak LGBT, Bank Dunia Setop Beri Pinjaman Baru ke Uganda

Kamis, 10 Agustus 2023 - 12:07 WIB
loading...
Gara-gara Tolak LGBT,...
World Bank atau Bank Dunia menghentikan pinjaman baru ke Uganda, ketika perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dinyatakan ilegal di Uganda. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - World Bank atau Bank Dunia menghentikan pinjaman baru ke Uganda , ketika perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender ( LGBT ) dinyatakan ilegal di Uganda. Negara ini menerapkan Undang-undang anti-gay yang baru, dimana para pelakunua bisa terancam hukuman penjara seumur hidup.

Baca Juga: Profil Ajay Banga, Bos Bank Dunia Pertama Berdarah India-Amerika

UU Anti LGBT di Uganda telah diberlakukan pada bulan Mei. Sementara itu Bank Dunia mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk membantu semua warga Uganda tanpa kecuali untuk "keluar dari kemiskinan, mengakses layanan vital, dan meningkatkan kehidupan mereka".

Di sisi lain Uganda menyebut langkah Bank Dunia sebagai tidak adil dan munafik, seperti dilansir BBC. Sedangkan Duta besarnya untuk PBB menyebut langkah itu super "kejam".

Baca Juga: Bos Bank Sentral Amerika Serikat Kena Prank Rusia

Dalam sebuah tweet-nya, Duta Besar Adonia Ayebare mengatakan, sudah waktunya untuk memikirkan kembali metode kerja Bank Dunia dan keputusan dewan.

Undang-undang Anti-Homoseksualitas memberlakukan hukuman mati untuk beberapa kasus, termasuk melakukan hubungan seks gay dengan seseorang di bawah usia 18 tahun. Atau di mana seseorang terinfeksi penyakit seumur hidup termasuk HIV.

Setelah mengirimkan tim pada bulan Mei ke Uganda, Bank Dunia merilis sebuah pernyataan pada hari Selasa yang mengatakan undang-undang tersebut "secara fundamental bertentangan dengan nilai-nilai Kelompok Bank Dunia".

Diterangkan visi Bank Dunia yakni "mencakup semua orang tanpa memandang ras, jenis kelamin, atau seksualitas".

Akibatnya, Bank Dunia mengatakan "tidak ada pembiayaan publik baru ke Uganda yang akan disampaikan kepada Dewan Direktur Eksekutif kami" sambil menunggu peninjauan terkait langkah-langkah baru yang disiapkan dalam konteks undang-undang baru.

Menanggapi keputusan Bank Dunia tersebut, Menteri Luar Negeri Uganda, Okello Oryem mempertanyakan, konsistensi langkah tersebut dibandingkan dengan negara lain.

"Ada banyak negara Timur Tengah yang tidak mentolerir homoseksual, mereka benar-benar menggantung dan mengeksekusi homoseksual," katanya, menurut kantor berita Reuters.

"Di AS, banyak negara bagian telah mengeluarkan undang-undang yang menentang atau membatasi kegiatan homoseksualitas. jadi mengapa memilih Uganda?" sambungnya.

Bank Dunia bergabung dengan AS dalam menjatuhkan sanksi terhadap Uganda atas undang-undang Anti-Homoseksualitas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Dunia Siaga! Bank Dunia...
Dunia Siaga! Bank Dunia Peringatkan Guncangan Pasokan Energi Terparah dalam Sejarah Resmi Dimulai
Cerita Purbaya Tolak...
Cerita Purbaya Tolak Dana Segar dari IMF dan World Bank: Kita Punya Tabungan Sendiri
Bos Bank Dunia Peringatkan...
Bos Bank Dunia Peringatkan Dampak Ngeri Penutupan Selat Hormuz: Ekonomi Global Tak Pulih Instan
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved