Pertumbuhan Ekonomi 5,17 Persen, Jokowi: Saya Kaget, Lebih Tinggi dari Prediksi

Kamis, 10 Agustus 2023 - 16:06 WIB
loading...
Pertumbuhan Ekonomi...
Jokowi menyebut pertumbuhan ekonomi di kuartal II di luar prediksi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa pada siang ini (10/8/2023). Direktur Pemberitaan MNC Group, Prabu Revolusi, berbagi informasi dan bahan diskusi yang dipaparkan Jokowi dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Tanggapi Faisal Basri, Jokowi: Mengambil Pajak dari Rp17 Triliun Sama Rp510 Triliun Lebih Gede Mana?

"Perbincangan diawali dengan pertumbuhan ekonomi . Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2023 mencapai 5,17%, angka pertumbuhan yang fantastis," ucap Prabu mengutip Jokowi dalam Podcast Konspirasi Prabu di Jakarta, Kamis (10/8/2023).

Bahkan, Jokowi menyebut bahwa angka pertumbuhan ini di atas ekspektasinya sendiri.

"Beliau juga mengatakan bahwa angka realisasi pertumbuhan ekonomi ini membuatnya kaget, karena prediksi di kisaran 4 persenan, hal ini membuat moodnya baik juga. Terlebih, di G20 hanya ada 3 negara yang mencapai pertumbuhan ekonomi 5%, ada India, China, Indonesia," sambung Prabu.

Indonesia termasuk negara yang pertumbuhan ekonominya cukup positif. Sektor yang berkontribusi banyak adalah investasi dan konsumsi masyarakat.

"Itu mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Sempet diutarakan ini bukan tahun yang mudah, apalagi pertumbuhan ekonomi AS dan Eropa tidak mencapai angka sefantastis Indonesia," ucap Prabu.

Sehingga bisa dikatakan, angka 5,17% ini di luar target Jokowi dan pemerintah. Tak hanya itu, inflasi juga turun hingga di level 3%.

"Barang-barang dan bahan pokok turun. Ini pencapaian yang ingin diungkapkan ke publik, bahwa ada kebijakan yang on the track," ungkapnya.

Namun, Jokowi mencatat bahwa masih ada PR ke depan, khususnya terkait pemerataan ekonomi. Hal ini karena PDB RI masih 57% terkonsentrasi di Jawa.

"Beliau menyampaikan, investasinya masuk ke Maluku, Sulawesi, beberapa daerah lain, tapi uangnya ditarik ke Jawa. Ini jadi PR pemerintah untuk memastikan agar perputaran ekonomi tidak Jawasentris tapi juga di luar Jawa," sambung Prabu.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan untuk bisa mencapai pemerataan, tentunya tidak bisa dari pusat saja dengan adanya otonomi daerah. Hal ini membutuhkan andil dari daerah agar investasi masuk, ekosistem dibangun agar perputaran ekonomi berjalan di daerah.

Baca juga: GIIAS 2023 Dibuka, Menteri Airlangga Ingin Otomotif Indonesia Main Futsal

"Misal ada pabrik, gimana cara agar kateringnya dari daerah, UMKM dari daerah, pemasoknya dari daerah, itu butuh pergub, perda, bukan lagi ranah pusat," pungkas Prabu.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Rekomendasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved