China Percantik Data Ekspor, Kredibilitas Dipertanyakan
Kamis, 10 Agustus 2023 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
Para ekonom memperkirakan penurunan ekspor lebih dari 7% akan tetapi data resmi awal yang dirilis segera setelah bulan Maret menunjukkan kenaikan 14,8% dalam dolar AS dari tahun sebelumnya.
"Tidak mengherankan jika para pejabat sekarang secara substansial merevisi beberapa angka-angka tersebut," tambah Beddor.
Soochow Securities memperkirakan revisi angka-angka untuk tahun lalu dapat meningkatkan pertumbuhan ekspor untuk tahun 2023 sebesar 0,6 poin persentase.
"Pemerintah memeras air dari data perdagangan," kata Xing Zhaopeng, ahli strategi senior China di ANZ. "Dengan memeras air, data China akan terlihat lebih solid dan pertumbuhan tahun ke tahun tahun ini akan diuntungkan," imbuhnya.
China minggu ini melaporkan penurunan yang lebih buruk dari perkiraan sebesar 14,5% pada ekspor bulan Juli kontraksi terbesar sejak Februari 2020. Penurunan akan lebih curam, yaitu 15,2%, jika bukan karena revisi data, menurut Soochow Securities.
"Tidak mengherankan jika para pejabat sekarang secara substansial merevisi beberapa angka-angka tersebut," tambah Beddor.
Soochow Securities memperkirakan revisi angka-angka untuk tahun lalu dapat meningkatkan pertumbuhan ekspor untuk tahun 2023 sebesar 0,6 poin persentase.
"Pemerintah memeras air dari data perdagangan," kata Xing Zhaopeng, ahli strategi senior China di ANZ. "Dengan memeras air, data China akan terlihat lebih solid dan pertumbuhan tahun ke tahun tahun ini akan diuntungkan," imbuhnya.
China minggu ini melaporkan penurunan yang lebih buruk dari perkiraan sebesar 14,5% pada ekspor bulan Juli kontraksi terbesar sejak Februari 2020. Penurunan akan lebih curam, yaitu 15,2%, jika bukan karena revisi data, menurut Soochow Securities.
Lihat Juga :