Ekonomi Global Lemah, Sri Mulyani Bandingkan Kondisi Manufaktur RI, Eropa, dan China
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
"Ini seperti Vietnam yang selama pandemi justru menunjukkan kinerja yang kuat, sekarang mengalami perlemahan di 48,7. Malaysia, tetangga kita di 47,8," tambah Sri.
Dilihat dari total negara yang disurvei PMI ini, sebanyak 72,7% negara-negara tersebut berada dalam aktivitas manufaktur yang kontraktif.
"Ini sangat besar, artinya perekonomian dunia dicirikan dengan mayoritas negara, kondisi kegiatan manufakturnya melambat. Untuk yang di atas 50 pun, ada 9,1% yang PMI-nya dalam posisinya ekspansif namun trennya melambat," kata Sri.
Dia mengatakan, hanya 18,2% negara yang PMI manufakturnya ekspansif dan sekaligus menguat atau akseleratif. "Negara-negara tersebut antara lain Indonesia, India, Filipina, dan Meksiko," pungkas Sri.
Dilihat dari total negara yang disurvei PMI ini, sebanyak 72,7% negara-negara tersebut berada dalam aktivitas manufaktur yang kontraktif.
"Ini sangat besar, artinya perekonomian dunia dicirikan dengan mayoritas negara, kondisi kegiatan manufakturnya melambat. Untuk yang di atas 50 pun, ada 9,1% yang PMI-nya dalam posisinya ekspansif namun trennya melambat," kata Sri.
Dia mengatakan, hanya 18,2% negara yang PMI manufakturnya ekspansif dan sekaligus menguat atau akseleratif. "Negara-negara tersebut antara lain Indonesia, India, Filipina, dan Meksiko," pungkas Sri.
(akr)
Lihat Juga :