Utamakan Survival Innovation dalam Stay At Home Economy

Rabu, 29 April 2020 - 19:20 WIB
loading...
A A A
"Misal Astra atau Toyota, kalau ganti bisnis enggak bisa. Kalau UMKM, shifting business lebih gampang. Relatively, UMKM lebih gampang dan lebih beruntung dari perusahaan besar, karena tidak ada overhead yang besar. Bayangkan perusahaan dengan 10.000 karyawan, dan harus makan gaji semua. UMKM, karena overhead-nya belum besar, kalau di-pivot, akan lebih mudah," papar Siwo.

Kunci dari semua itu, tegas dia, adalah survival innovation. Survival innovation banyak dilakukan perusahaan asuransi misalnya, seperti produk jaminan untuk Covid-19. Sementara untuk perbankan, di satu sisi banyak orang yang tidak mampu bayar, tapi kalau mereka sudah mulai bangkit, mereka akan butuh banyak pembiayaan.

Di perbankan saat ini situasinya semakin risky karena banyak keluarga dan perusahaan yang bangkrut, tapi di sisi lain, permintaan kredit meningkat. Siwo menyarankan, untuk peluang bisnis usaha restoran, selain dengan food delivery, juga bisa menawarkan frozen food bagi para konsumen. Untuk perhotelan, mereka bisa menawarkan food delivery dan cleaning service melalui housekeeping-nya ke rumah-rumah.

"Pendanaan harus dicari, tapi harus diingat bahwa pemerintah Indonesia enggak kaya-kaya amat. Di luar negeri, kalau bangkrut bisa dapat subsidi dari pemerintah. Namun, dengan kondisi sekarang, tentunya pemerintah kita akan lebih memprioritaskan ke golongan paling bawah," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah HMPV Merebak di...
Wabah HMPV Merebak di China: Akankah Jadi Pandemi Berikutnya setelah Covid-19?
Berkat Gas dan Rem Jokowi,...
Berkat 'Gas dan Rem' Jokowi, Indonesia Selamat dari Badai Krisis Ekonomi
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Covid BNI Turun Jadi Rp25,8 T per Maret 2024
Bauran EBT Masih Jauh...
Bauran EBT Masih Jauh dari Target, Menteri ESDM Salahkan Covid
Status Pandemi Covid-19...
Status Pandemi Covid-19 Dicabut, Jokowi Optimistis Ekonomi Meningkat
3 Tahun Pandemi Covid-19,...
3 Tahun Pandemi Covid-19, Ini 5 Bisnis yang Bersinar dan Redup
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Berita Terkini
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved