Mak Ganjar Adakan Pelatihan Bikin Kerajinan Tangan di Kota Mataram
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 10:30 WIB
loading...
Mak Ganjar menggelar pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas bagi warga Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, NTB, Jumat (18/8/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
MATARAM - Mak Ganjar mengajak ibu-ibu di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memanfaatkan barang bekas menjadi benda yang bernilai ekonomis. Karena itu, mak-mak pendukung Ganjar Pranowo tersebut mengadakan pelatihan kerajinan tangan dari barang bekas bagi warga Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, NTB, pada Jumat (18/8/2023).
Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar NTB Nani Mulyani mengatakan ada sekitar 50 peserta mak-mak di Kota Mataram yang antusias mengikuti pelatihan ini. Nani mengatakan para peserta dilatih membuat vas, bunga, keranjang, dan tas belanja dari benda yang sudah tidak terpakai seperti gelas air mineral plastik, tutup botol, pembungkus buah, dan tali agar lebih bernilai ekonomis.
Baca Juga: Borong Produk Warga Binaan Lapas, Ganjar: Keterampilan Bikin Mereka Lebih Produktif
"Hari ini kami mengadakan pelatihan kerajinan tangan dari bahan bekas seperti buat vas, bunga, tas dari tutup botol, penutup buah, dan lainnya," ucapnya.
Nani mengatakan pihaknya ingin memaksimalkan sampah daur ulang di wilayahnya untuk bisa dikreasikan oleh warga. Menurut dia, pelatihan ini dilakukan untuk memberdayakan mak-mak agar kreativitasnya meningkat.
Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar NTB Nani Mulyani mengatakan ada sekitar 50 peserta mak-mak di Kota Mataram yang antusias mengikuti pelatihan ini. Nani mengatakan para peserta dilatih membuat vas, bunga, keranjang, dan tas belanja dari benda yang sudah tidak terpakai seperti gelas air mineral plastik, tutup botol, pembungkus buah, dan tali agar lebih bernilai ekonomis.
Baca Juga: Borong Produk Warga Binaan Lapas, Ganjar: Keterampilan Bikin Mereka Lebih Produktif
"Hari ini kami mengadakan pelatihan kerajinan tangan dari bahan bekas seperti buat vas, bunga, tas dari tutup botol, penutup buah, dan lainnya," ucapnya.
Nani mengatakan pihaknya ingin memaksimalkan sampah daur ulang di wilayahnya untuk bisa dikreasikan oleh warga. Menurut dia, pelatihan ini dilakukan untuk memberdayakan mak-mak agar kreativitasnya meningkat.
Lihat Juga :