Kolaborasi Apik Kembangkan Nelayan Biak
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 18:37 WIB
loading...
Aruna bersama BI melakukan survei pemetaan nelayan Biak. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Aruna bersama perwakilan Bank Indonesia cabang Papua melakukan kunjungan ke komunitas nelayan binaan Aruna di Biak, Papua, pada 15 Agustus 2023 lalu. Kunjungan ini berfokus pada survei tahapan awal untuk melakukan social mapping dalam menggali informasi terkait dengan kondisi nelayan lokal setempat.
Baca juga: Kado HUT ke-78 RI, BI Uji Coba QRIS Antarnegara di Singapura
Target jangka panjang dari kunjungan ini adalah untuk menyusun program kolaborasi antara Aruna dengan Bank Indonesia cabang Papua dalam pembinaan nelayan agar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan mereka.
“Kami menyambut baik niat kolaborasi ini tentunya. Nelayan adalah DNA bisnis Aruna jadi peluang kerjasama dengan pihak mana pun yang bertujuan sejalan dengan Aruna pasti kami sangat terbuka. Kami harap, ini menjadi awal yang baik untuk ke depannya dapat sama-sama bersinergi memberdayakan masyarakat pesisir setempat khususnya di Biak,” ujar Utari Octavianty, CoFounder & Chief Sustainability Aruna, dalam keterangannya, Jumat (18/8/2023).
Kunjungan ke Biak, Papua melibatkan 20 orang nelayan yang menjadi target survei kali ini. Nelayan Biak masih sangat tradisional terlihat dari peralatan melaut mereka seperti kapal, alat tangkap dan keperluan lainnya. Tangkapan utama dari mayoritas nelayan setempat yakni komoditas ikan kerapu sunu atau lebih dikenal dengan ikan kerapu merah.
Baca juga: Kado HUT ke-78 RI, BI Uji Coba QRIS Antarnegara di Singapura
Target jangka panjang dari kunjungan ini adalah untuk menyusun program kolaborasi antara Aruna dengan Bank Indonesia cabang Papua dalam pembinaan nelayan agar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan mereka.
“Kami menyambut baik niat kolaborasi ini tentunya. Nelayan adalah DNA bisnis Aruna jadi peluang kerjasama dengan pihak mana pun yang bertujuan sejalan dengan Aruna pasti kami sangat terbuka. Kami harap, ini menjadi awal yang baik untuk ke depannya dapat sama-sama bersinergi memberdayakan masyarakat pesisir setempat khususnya di Biak,” ujar Utari Octavianty, CoFounder & Chief Sustainability Aruna, dalam keterangannya, Jumat (18/8/2023).
Kunjungan ke Biak, Papua melibatkan 20 orang nelayan yang menjadi target survei kali ini. Nelayan Biak masih sangat tradisional terlihat dari peralatan melaut mereka seperti kapal, alat tangkap dan keperluan lainnya. Tangkapan utama dari mayoritas nelayan setempat yakni komoditas ikan kerapu sunu atau lebih dikenal dengan ikan kerapu merah.
Lihat Juga :