Krisis Properti China Memburuk, Pembeli Rumah Protes hingga Boikot KPR

Minggu, 20 Agustus 2023 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Drone Ukraina Serang Ibu Kota Rusia, Kirim Pesan Kuat untuk Putin

Namun Beijing sejauh ini menahan diri dari rencana stimulus yang signifikan, dan para analis mengatakan bahwa mengutak-atik suku bunga tidak akan cukup untuk meningkatkan permintaan dan kepercayaan konsumen.

Gejolak tersebut terjadi ketika bank sentral juga mencoba untuk menahan penurunan nilai mata uang China. Bank-bank pemerintah dilaporkan telah membeli yuan untuk memperlambat devaluasi mata uang ini. Regulator sekuritas China juga mengumumkan langkah-langkah pada hari Jumat untuk meningkatkan kepercayaan di pasar saham negara ini.

Komisi sekuritas mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang jam perdagangan dan memotong biaya transaksi untuk para pialang. Bursa saham Shanghai dan Shenzhen mengatakan bahwa mereka akan memotong biaya transaksi ekuitas sebesar sepertiganya.

Saham-saham China terus jatuh. Indeks komposit Shanghai telah turun 2% pada bulan lalu, sementara indeks komponen Shenzhen telah turun lebih dari 4%. Saham-saham di Hong Kong memasuki pasar bearish pada hari Jumat, turun 21% dari puncaknya menjelang awal tahun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved