Krisis Properti China Memburuk, Pembeli Rumah Protes hingga Boikot KPR

Minggu, 20 Agustus 2023 - 08:21 WIB
loading...
A A A
Mengutip The Guardian, gejolak di sektor properti China telah membuat para kontraktor tidak dibayar dan para pembeli rumah yang telah memenuhi kewajiban membayar uang muka yang besar tidak memiliki apartemen mereka. Para pembeli di ratusan kota protes melakukan boikot KPR atas pembangunan yang tidak kunjung selesai.

Dan Wang, kepala ekonom di China untuk Hang Seng Bank, mengatakan bahwa "sampai batas tertentu" kebijakan tiga garis merah pemerintah telah berhasil dalam melakukan deleveraging di sektor ini. "Namun, perubahan yang terlalu drastis dalam waktu yang sangat singkat hal ini menciptakan sebuah spiral ke bawah dalam situasi likuiditas untuk perusahaan-perusahaan properti."

Hal itu lantaran kepercayaan pada sektor real estat telah anjlok, begitu pula penjualan rumah, membuat para pengembang kehilangan uang tunai yang sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan memenuhi pembayaran bunga. Penjualan rumah baru untuk 100 pengembang properti teratas turun 33% di bulan Juli, dibandingkan dengan tahun 2022, menurut S&P Global Ratings, sebuah lembaga pemeringkat. Penjualan Country Garden turun 60%.

Kewajiban Country Garden mencapai 1,4 triliun yuan atau sekitar 60% dari nilai kewajiban Evergrande. Namun Country Garden memiliki hampir empat kali lebih banyak proyek perumahan di Cina, yang menyebabkan kekhawatiran akan kerusuhan sosial jika pembangunannya terhenti. Sudah ada laporan mengenai demonstrasi kecil di luar kantor pusat perusahaan di Guangdong.

Perusahaan tersebut telah berjanji untuk mengirimkan 700.000 unit tahun ini, tetapi dalam enam bulan pertama, perusahaan ini hanya mampu menyelesaikan kurang dari setengahnya. Industri ini berada dalam "periode sulit yang belum pernah terjadi sebelumnya", kata perusahaan itu dalam sebuah pengajuan minggu lalu.

China adalah pasar properti terbesar di dunia dan ada kekhawatiran kesulitan keuangan dapat menyebar ke bagian lain dari ekonomi dan ke pemegang obligasi luar negeri. BlackRock memegang USD351,9 juta obligasi dolar Country Garden per 11 Agustus, menurut Bloomberg.

Pemulihan ekonomi pasca-Covid di China telah melambat di berbagai sektor, dengan tingkat pengangguran kaum muda yang mencapai rekor tertinggi dan penjualan ritel yang lemah. Minggu ini, People's Bank of China memangkas suku bunga sebesar 15 basis poin menjadi 2,5%, penurunan paling tajam dalam tiga tahun terakhir. Perekonomian telah jatuh ke dalam deflasi untuk pertama kalinya dalam dua tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved