5 CEO yang Dibayar Fantastis di Amerika, Juaranya Orang India Kantongi Rp3,37 Triliun

Senin, 21 Agustus 2023 - 12:33 WIB
loading...
5 CEO yang Dibayar Fantastis...
Lima CEO di AS yang menerima bayaran tertinggi di 2022. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat yang merupakan negara dengan ekonomi terbesar di dunia disokong oleh banyaknya perusahaan raksasa, baik di bidang keuangan, manufaktur, farmasi maupun teknologi. Para gergasi bisnis memiliki pendapatan yang besar sehingga memberikan penghargaan atau gaji setinggi langit kepada para petinggi atau CEO-nya.

Baca juga: China Panggil Bos-bos Perbankan, Khawatir Ekonomi Terus Memburuk

Tak heran jika para CEO di Amerika bergelimang uang dan hidup menyenangkan. Makanya, banyak profesional, baik dari Amerika maupun manca-negara yang berlomba-lomba menjadi CEO di Negeri Paman Sam, sehingga bisa mengantongi gaji atau penghasilan yang fantastis.

Nah mengutip Global Index, inilah lima CEO yang mendapatkan penghasilan paling besar di Amerika pada 2022:

1. Sundar Pichai

CEO Google ini menerima penghasilan USD225 juta atau setara Rp3,37 triliun (kurs Rp15.000) di tahun 2022. Anggap saja, dalam sebulan Pichai menerima gaji sekitar Rp281 miliar. Jangan dibayangkan, bisa bikin pusing!

Pichai bergabung dengan Google pada 2004. Di perusahaan yang didirikan Larry Page Pichai menjabat sebagai pimpinan manajemen produk dan inovasi perangkat lunak klien Google, termasuk Google Chrome, Chrome OS, dan Google Drive.

Pria yang dilahirkan pada 10 Juni 1972 di Madurai, Tamil Nadu, India, ini meraih gelar sarjananya dari Indian Institute of Technology Kharagpur. Ibunya, Lakshmi, adalah seorang stenografer dan ayahnya, Regunatha Pichai, adalah seorang insinyur listrik di GEC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Rekomendasi
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved