Kerugian Ekonomi Akibat Kebakaran Dahsyat di Hawaii Ditaksir Capai Rp91,1 T

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 11:39 WIB
loading...
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerusakan akibat kebakaran hutan paling mematikan dalam sejarah modern AS, yang menewaskan lebih dari 100 orang dan menghancurkan rumah dan bisnis yang tak terhitung jumlahnya di Hawaii, ditaksir oleh RMS Moodys. Foto/Dok reuters
A A A
HONOLULU - Kerusakan akibat kebakaran hutan paling mematikan dalam sejarah modern Amerika Serikat (AS), yang menewaskan lebih dari 100 orang dan menghancurkan rumah dan bisnis yang tak terhitung jumlahnya di Hawaii , ditaksir mengakibatkan kerugian berkisar antara USD4 miliar hingga USD6 miliar atau setara Rp91,1 triliun (Kurs Rp15.190 per USD). Perkiraan kerugian ekonomi ini dirilis oleh RMS Moody's.

Baca Juga: Korban Tewas Kebakaran Hutan Hawaii Tembus 115 Jiwa, Penyintas Didesak Serahkan DNA

Perusahaan modeling dan solusi risiko bencana global mengatakan, perkiraan tersebut mencerminkan kerugian langsung dan tidak langsung dari kerusakan aset fisik. Namun proyeksi tersebut tidak memperhitungkan efek kebakaran pada produk domestik bruto Hawaii, pengeluaran pemerintah untuk menanggapi bencana, atau biaya sosial dari kebakaran.

Baca Juga: Rumah WNI Jadi Korban Keganasan Kebakaran Hutan Hawaii

Perkiraan tersebut mencakup kerusakan properti, gangguan bisnis, dan mencakup aset perumahan, komersial, industri, mobil, dan infrastruktur. Menurut laporan itu, kerugian kemungkinan besar terkonsentrasi di kota bersejarah Lahaina, di mana api membakar lebih dari 2.100 hektare dan menghancurkan hampir 2.200 bangunan.

Pembangunan kembali bakal menelan biaya yang sangat mahal karena inflasi menaikkan harga selama proses pemulihan yang panjang, kata Moody's. Asuransi diharapkan mencakup sekitar 75% atau lebih dan Hawaii memiliki tingkat penyerapan asuransi yang tinggi.

"Kerugian pasca-peristiwa diperkirakan akan tinggi dalam kasus ini karena efek pulau pada rantai pasokan, biaya tenaga kerja konstruksi yang tinggi secara umum, dampak inflasi selama waktu pemulihan yang panjang dan potensi peraturan dan persyaratan hukum," kata wakil presiden pemodelan di RMS Moody's, Rajkiran Vojjala.

Kebakaran hutan Hawaii menjadi bencana yang paling mematikan di AS dalam lebih dari satu abad. Korban jiwa telah meningkat menjadi setidaknya mencapai 115 orang dan 1.100 masih hilang menurut pejabat Kabupaten Maui pada hari Selasa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Banyak Saham Tenggelam...
Banyak Saham Tenggelam di Zona Merah, OJK Bilang Begini
Purbaya soal IHSG Kebakaran...
Purbaya soal IHSG Kebakaran Lagi: Kalau Saya Sih Akan Serok dari Bawah
Kebakaran Pasar Induk...
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rugikan Rp35 Miliar, Ikappi Sebut Ada Ledakan
Studi Ungkap Kerugian...
Studi Ungkap Kerugian Akibat Banjir Dahsyat di Asia Tembus Rp333 Triliun
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Rekomendasi
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved