Studi Ungkap Kerugian Akibat Banjir Dahsyat di Asia Tembus Rp333 Triliun

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:05 WIB
loading...
Studi Ungkap Kerugian...
Di Indonesia, badai telah menewaskan setidaknya 700 orang dan memicu banjir dan longsor di Sumatera, yang merupakan produsen utama batu bara, kopi, dan minyak sawit. FOTO/EPA
A A A
JAKARTA - Bencana banjir dahsyat yang melanda sejumlah wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara sejak akhir November telah menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Studi terbaru mengungkapkan kerugian material mencapai setidaknya USD 20 miliar atau setara Rp333 triliun, disertai korban jiwa lebih dari 1.300 orang.

Rangkaian tiga siklon tropis yang bertepatan dengan musim angin muson timur laut memicu curah hujan ekstrem yang belum pernah terjadi dalam beberapa dekade. Gelombang kehancuran melanda dari Sri Lanka hingga Indonesia, merusak infrastruktur, menghancurkan lahan pertanian, menggenangi kawasan wisata, dan memperlambat produksi industri.

Para ilmuwan dan analis menyoroti peran perubahan iklim yang memperburuk intensitas banjir tersebut. Faktor lain seperti deforestasi, kegagalan sistem pertahanan banjir, serta minimnya pendanaan untuk mitigasi bencana turut memperparah dampak yang terjadi.

"Perubahan iklim tidak dapat disangkal telah memicu banjir yang lebih parah di Asia Tenggara," ujar Davide Faranda, Direktur Riset Fisika Iklim di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis yang memimpin studi terkait banjir di Vietnam dikutip dari The Business Times, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga: Disebut Bohongi Presiden, Begini Cerita Bahlil Soal Laporan Kondisi Listrik di Aceh
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Centrepark Dukung Korban...
Centrepark Dukung Korban Banjir Sumatera lewat Lelang Singlet Emas SEA Games 2025
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Rekomendasi
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved