5 Negara Eropa Bersikeras Lanjutkan Larangan Impor Biji-bijian Asal Ukraina hingga Akhir 2023

Minggu, 27 Agustus 2023 - 14:00 WIB
loading...
5 Negara Eropa Bersikeras...
Lima negara anggota Uni Eropa (UE) bersikeras ingin larangan impor biji-bijian Ukraina diperpanjang hingga akhir tahun. Foto/Dok
A A A
BRUSSELS - Lima negara anggota Uni Eropa (UE) bersikeras ingin larangan impor biji-bijian Ukraina diperpanjang hingga akhir tahun. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertanian Polandia, Robert Telus pada akhir pekan, kemarin waktu setempat.

Negara-negara yang mendorong langkah tersebut yakni tetangga Ukraina seperti Polandia, Bulgaria, Hongaria, Rumania, dan Slovakia. Baca Juga:5 Negara Uni Eropa Melarang Impor Biji-bijian Asal Ukraina

Larangan yang diberlakukan oleh Uni Eropa pada bulan Mei, memungkinkan lima negara untuk melarang penjualan domestik gandum, jagung, lobak, dan biji bunga matahari Ukraina, meskipun transit barang melalui lima negara masih diperbolehkan. Langkah ini akan berakhir pada 15 September 2023, mendatang.

Namun, ada kekhawatiran bahwa pasokan Ukraina bisa terus mengalir ke pasar negara-negara tersebut, terutama setelah penghentian kesepakatan biji-bijian yang ditengahi PBB antara Ukraina dan Rusia yang memungkinkan biji-bijian Ukraina diangkut melalui Laut Hitam.

Baca Juga: Dampak Nyata Rusia Blokir Laut Hitam, Ekspor Biji-bijian Ukraina Anjlok 30%

Polandia memperingatkan bulan lalu bahwa mereka akan memberlakukan larangan sepihak jika Uni Eropa gagal menyetujui permintaannya agar pembatasan diperpanjang. Warsawa telah menerapkan larangan impor sejak bulan April, bahkan sebelum Komisi Eropa membuat larangan resmi.

"Kami mendukung larangan impor ke negara kami hingga akhir tahun," kata Telus dalam konferensi pers, seperti dilansir Reuters.

"Saya ingin mengatakan bahwa meskipun gagal, beberapa negara akan memperkenalkan pembatasan mereka sendiri. Deklarasi kami jelas," sambungnya.

Telus menambahkan, bahwa menteri pertanian lima negara juga setuju bahwa mereka mendukung subsidi transit biji-bijian dan ingin produk lain ditambahkan ke daftar larangan impor, seperti raspberry dalam kasus Polandia.

Sementara itu 20 dari 27 negara anggota blok itu menentang perpanjangan larangan impor produk tertentu Ukraina saat ini melalui lima negara, seperti dilaporkan oleh radio RFM bulan ini.

Uni Eropa mencabut tarif impor dan kuota pada produk-produk Ukraina tahun lalu sebagai cara untuk memberikan dukungan keuangan ke Kiev. Namun, masuknya biji-bijian murah menyebabkan gejolak di pasar Eropa Timur dan memicu protes massal oleh petani.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Rekomendasi
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Negara Uni Eropa yang...
Negara Uni Eropa yang Melarang Impor Biji-bijian Asal Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved