Dedolarisasi Kian Nyata, Ini Mata Uang Calon Pengganti Dolar AS

Rabu, 30 Agustus 2023 - 18:01 WIB
loading...
A A A
Di tengah keraguan mengenai kelangsungan renminbi sebagai mata uang cadangan, termasuk rekening modal China yang tertutup dan kontrol atas nilai tukar, negara-negara telah mengalokasikan cadangan devisa ke mata uang dari negara-negara dengan ekonomi yang lebih kecil.

Sekitar tiga perempat dari pergeseran cadangan devisa dari dolar AS telah dialokasikan ke mata uang cadangan nontradisional, termasuk dolar Australia, dolar Kanada, krona Swedia, dan won Korea Selatan.

Alternatif lain adalah bank sentral menyimpan cadangan devisa mereka dalam bentuk emas, dan negara-negara di seluruh dunia telah melakukan hal ini. Menurut World Gold Council, permintaan emas oleh bank sentral pada tahun 2022 melonjak menjadi 1.136 metrik ton, naik 152% dari tahun ke tahun dan mencapai level tertinggi sejak tahun 1950.4.

Efek dedolarisiasi

Meskipun terjadi penurunan dalam pangsa kepemilikan bank sentral secara keseluruhan, dolar AS tetap menjadi mata uang cadangan utama. Sulit untuk mengukur apa arti pergerakan yang lebih berkelanjutan dari dolar bagi sistem keuangan global.

Yang lebih penting lagi, AS telah lama bergantung pada peran dolar sebagai mata uang cadangan untuk mendukung defisit yang besar dalam pengeluaran pemerintah dan perdagangan internasional. Jika bank-bank sentral di seluruh dunia tidak lagi merasa perlu mengisi pundi-pundi mereka dengan dolar, maka AS kemungkinan besar akan kehilangan fleksibilitas.

Apakah dedolarisasi sedang terjadi saat Ini?

Setidaknya untuk saat ini, dolar AS masih memegang peran sentral dalam sistem keuangan global, namun tren dedolarisasi tampaknya semakin menguat. Diskusi mengenai dedolarisasi telah meningkat karena perang di Ukraina.

Karena AS bertujuan untuk memberikan penderitaan finansial kepada Rusia dengan sanksi dan dengan membekukan cadangan mata uang Rusia, kekuatan hukuman dari dolar sedang dipertontonkan. Hal ini mungkin memotivasi negara-negara lain untuk mencari cara untuk menghindari mata uang AS.

Baca Juga: Hadapi Militer China, AS Siapkan Ribuan Drone

Selain mengalihkan cadangan devisa mereka ke emas atau mata uang lainnya, negara-negara mengurangi ketergantungan mereka pada dolar dengan menghindari mata uang AS dalam transaksi internasional mereka. Contohnya, China telah membayar pembelian komoditas besar-besaran dari Rusia dengan menggunakan renminbi dan bukannya dolar, dan China juga telah menandatangani kesepakatan untuk menggunakan mata uangnya sendiri dalam perdagangan dengan Arab Saudi dan Brasil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved