Dedolarisasi Kian Nyata, Ini Mata Uang Calon Pengganti Dolar AS

Rabu, 30 Agustus 2023 - 18:01 WIB
loading...
A A A
Spekulasi telah muncul bahwa negara-negara BRICS mungkin akan menciptakan mata uang yang dapat menyaingi dolar untuk mendominasi dunia, meskipun tampaknya kelompok ini tidak memiliki rencana segera untuk mata uang bersama. Meskipun begitu, momok dedolarisasi bisa jadi akan semakin besar karena semakin banyak negara yang mempertanyakan ketergantungan mereka pada mata uang AS.

Apa itu arti dedolarisasi?

Dedolarisasi melibatkan perpindahan dari dolar AS sebagai mata uang cadangan atau mencari cara untuk menghindari dolar ketika melakukan bisnis internasional. Contohnya adalah bank sentral mengalihkan cadangan devisanya ke mata uang lain atau negara yang melakukan perdagangan internasional dalam mata uang mereka sendiri daripada mengandalkan dolar sebagai perantara.

Bagaimana cara kerja dedolarisasi?

Negara-negara dapat mengurangi ketergantungan mereka pada dolar dengan beberapa cara. Bank sentral dapat menyimpan cadangan dalam bentuk emas atau mata uang lain daripada dalam dolar, sementara negara-negara juga dapat membuat perjanjian untuk menghindari penggunaan dolar saat menyelesaikan transaksi internasional.

Apa saja konsekuensi dari dedolarisasi?

Terlepas dari reaksi yang menentangnya, dolar tetap menjadi mata uang cadangan yang paling banyak digunakan di dunia. Oleh karena itu, sulit untuk berspekulasi mengenai konsekuensi potensial dari ekonomi dunia yang mengalami de-dolarisasi secara substansial. Pertama-tama, AS akan kehilangan keuntungan yang didapat dari penggunaan dolar sebagai mata uang cadangan dunia.

Apa saja manfaat dedolarisasi?

Dedolarisasi dapat membantu menyamakan kedudukan ekonomi di luar AS. Namun, negara-negara juga bergantung pada mata uang yang stabil untuk disimpan sebagai cadangan dan melakukan bisnis internasional. Setidaknya dalam waktu dekat, tampaknya tidak ada pengganti yang layak untuk dolar di jantung sistem keuangan global.

Apa saja penyebab dedolarisasi?

Dedolarisasi dapat dilihat sebagai reaksi terhadap hegemoni mata uang AS. AS telah menggunakan dominasi dolar sebagai alat untuk mempromosikan dan menegakkan kepentingan ekonominya di seluruh dunia. Hal ini menyebabkan negara-negara lain mencari cara untuk melangkahi mata uang tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Rekomendasi
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Berita Terkini
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved