IHSG Cetak Rekor Bukti Pasar Saham RI Banyak Diminati

Senin, 20 Maret 2017 - 15:04 WIB
IHSG Cetak Rekor Bukti...
IHSG Cetak Rekor Bukti Pasar Saham RI Banyak Diminati
A A A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, jumlah saham yang teragregat pada Jumat pekan kemarin membuktikan bahwa saham domestik Indonesia banyak peminat. Hal ini juga yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tembus level tertinggi 5.540,43.

(Baca: IHSG Cetak Rekor Sepanjang Masa ke Level 5.540,43 )

Nurhaida mengatakan, poin IHSG tersebut merupakan yang tertinggi setelah sebelumnya juga pernah mencapai angka 5.400 lebih beberapa tahun lalu.

"Indeks naik sekarang 5.500 lebih dan kemarin indeks di 5.540 itu highest ever di pasar modal kita. Jadi degan harga saham naik dengan jumlah agregasi saham naik itu kemudian secara hitungan kapitalisasi jadi tinggi. Tapi intinya kita melihat itu pertumbuhan di market yang cukup signifikan dengan harga yang naik market kita banyak peminatnya," ungkap Nurhaida di Gedung BI, Jakarta, Senin (20/3/2017).

(Baca: IHSG Awal Pekan Dibuka Lanjutkan Rekor, Bursa Asia Mixed )

Meski tinggi, Nurhaida menegaskan bahwa ini sifatnya tidak terus menerus. Dia mengungkapkan, masih banyak yang mesti dijaga agar IHSG bisa tetap stabil dan tidak terfluktuasi terlalu tajam.

"Tentunya yang perlu kita jaga hal ini jangan smpai sifatnya temporer. Yang perlu kita jaga peningkatan harga saham sustain dan menghindari berfluktuasi," imbuhnya.

Caranya, lanjut dia, OJK akan terus memantau pasar, melakukan maintance agar di pasar tidak terjadi fluktuasi yang cukup tajam. "Kita memaintance pasar ini dengan confidence yang tinggi, dengan pasar yang stabil, dan pasar yang lebih transparan‎," tutur Nurhaida.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Juara! Spanyol Cetak...
Juara! Spanyol Cetak 2 Rekor di Euro 2024: 4 Gelar dan 7 Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved