Membaca Arah Dedolarisasi Saat 6 Produsen Minyak Terbesar Dunia Ada di BRICS

Jum'at, 01 September 2023 - 07:13 WIB
loading...
Membaca Arah Dedolarisasi...
Setelah pengumuman ekspansi BRICS yang telah lama ditunggu, kini tercatat ada enam produsen minyak terbesar di dunia yang tergabung. Apakah kehadirannya bisa memuluskan upaya dedolarisasi atau sebaliknya?. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Setelah pengumuman ekspansi BRICS yang telah lama ditunggu, kini tercatat ada enam produsen minyak terbesar di dunia yang tergabung dalam kelompok negara-negara berkembang tersebut. Di antara sembilan produsen raksasa minyak global, Arab Saudi, Rusia, China, Brasil, Iran, dan Uni Emirat Arab (UEA) adalah anggota aliansi BRICS.

Baca Juga: Putin Cs Terpecah Soal Dedolarisasi, KTT BRICS Berakhir Tanpa Mata Uang Baru

Kehadiran produsen minyak di blok tersebut sangat penting bagi kebijakan ekonominya. Saat ini lebih dari 90% penjualan minyak terjadi dalam dolar Amerika Serikat (USD). Namun, karena blok tersebut berupaya mempromosikan mata uang lokal, BRICS dapat memanfaatkan produksi minyak massalnya sebagai kolektif untuk mendorong upaya ini ke depan.

Aliansi ekonomi BRICS baru saja menggelar salah satu pertemuan puncak terpenting minggu ini. Di sana secara kolektif, dibahas perkembangan penting seperti potensi ekspansi dan pengembangan kebijakan yang mempromosikan mata uang lokal untuk perdagangan internasional. Selanjutnya, blok tersebut mungkin telah membahas keduanya dalam satu gerakan.

Baca Juga: Menguak Rencana Uni Emirat Arab Terkait Bank BRICS

Setelah pengumuman ekspansi, enam produsen minyak terbesar di dunia sekarang menjadi anggota BRICS. Dari sembilan ekonomi terbesar di dunia, Arab Saudi, Rusia, China, Brasil, Iran, dan UEA termasuk dalam aliansi ekonomi. Selain itu, kehadiran mereka tentunya memiliki konsekuensi geopolitik yang besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Rekomendasi
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved