Putin Cs Terpecah Soal Dedolarisasi, KTT BRICS Berakhir Tanpa Mata Uang Baru

Kamis, 31 Agustus 2023 - 19:21 WIB
loading...
Putin Cs Terpecah Soal...
Negara-nagara anggora BRICS telah menyelesaikan pertemuan puncak di Afrika Selatan tanpa mata uang baru. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Negara-nagara anggora BRICS telah menyelesaikan pertemuan puncak di Afrika Selatan dengan menyambut enam anggota baru, namun tidak menghasilkan mata uang baru sebagai penantang dolar AS.

KTT yang dihadiri oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan atau negara-negara BRICS ini menambahkan Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir, Argentina, dan Uni Emirat Arab ke dalam keanggotaannya. Ini adalah ekspansi pertama blok tersebut dalam 13 tahun terakhir yang berusaha menjadi alternatif bagi kelompok-kelompok yang dipimpin Barat.

Meskipun ada pembicaraan mengenai kemungkinan pembentukan mata uang bersama untuk menyaingi dolar AS, hal itu tidak terjadi. Faktanya, para pemimpin negara-negara BRICS terpecah dalam menyikapi dedolarisasi.

Saat alternatif pengganti dolar ini sedang didiskusikan, data SWIFT menunjukkan bahwa greenback digunakan untuk 46% pembayaran valuta asing melalui sistem komunikasi bulan Juli. Menteri perminyakan India pun mengatakan bahwa sulit untuk membatalkan peraturan pembayaran yang sudah berlangsung lama.

"Saya berharap rupee India menjadi mata uang utama di dunia. Tetapi saya juga realistis," kata Hardeep Singh Puri, menteri minyak dan gas India, kepada CNBC di sela-sela pertemuan Business 20, di New Delhi.

"Peratuan pembayaran yang sudah berlangsung lama sulit untuk dibatalkan meskipun ada aturan perdagangan dalam mata uang non-dolar," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved