Perusahaan Minyak Terbesar Dunia 2023, Peringkat Teratas Jadi Mesin Uang Kerajaan
Sabtu, 02 September 2023 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Saham publik Aramco yang kecil membuat beberapa orang meragukan keaslian kapitalisasi pasar sebesar USD2,1 triliun. Sementara, kapitalisasi pasar ExxonMobil adalah USD440 miliar. Aramco, yang dipimpin oleh CEO Amin Nasser, mungkin memang layak mendapatkan valuasi premium, karena tidak harus bermain dengan aturan yang sama dengan perusahaan-perusahaan minyak raksasa lainnya.
Di Arab Saudi, perusahaan ini menikmati monopoli, sementara di dunia internasional, koneksi politik Aramco membuatnya memiliki akses yang lebih baik ke proyek-proyek strategis yang penting. Baru tahun ini, Aramco menginvestasikan USD3,6 miliar di China dengan Rongsheng Petrochemical milik miliarder Li Shuirong untuk membangun pabrik yang akan menggunakan 500.000 barel per hari minyak mentah Arab Saudi.
Baca Juga: Drone Ukraina Gempur Kota Nuklir Rusia, Kremlin Lancarkan Pembalasan
Mereka telah memulai pembangunan kompleks petrokimia China lainnya yang akan menggunakan 300.000 barel per hari. Aramco adalah mitra 30% dalam proyek ini dengan produsen senjata milik negara China, yang mendapatkan sanksi AS, NORINCO Group.
Invasi Rusia ke Ukraina membuat harga minyak meroket membawa Saudi Aramco menjadi perusahaan paling menguntungkan di dunia. Raksasa minyak Arab Saudi meluncur ke posisi nomor dua dalam daftar Global 2000 Forbes.
Di Arab Saudi, perusahaan ini menikmati monopoli, sementara di dunia internasional, koneksi politik Aramco membuatnya memiliki akses yang lebih baik ke proyek-proyek strategis yang penting. Baru tahun ini, Aramco menginvestasikan USD3,6 miliar di China dengan Rongsheng Petrochemical milik miliarder Li Shuirong untuk membangun pabrik yang akan menggunakan 500.000 barel per hari minyak mentah Arab Saudi.
Baca Juga: Drone Ukraina Gempur Kota Nuklir Rusia, Kremlin Lancarkan Pembalasan
Mereka telah memulai pembangunan kompleks petrokimia China lainnya yang akan menggunakan 300.000 barel per hari. Aramco adalah mitra 30% dalam proyek ini dengan produsen senjata milik negara China, yang mendapatkan sanksi AS, NORINCO Group.
Invasi Rusia ke Ukraina membuat harga minyak meroket membawa Saudi Aramco menjadi perusahaan paling menguntungkan di dunia. Raksasa minyak Arab Saudi meluncur ke posisi nomor dua dalam daftar Global 2000 Forbes.
(nng)
Lihat Juga :