Dari Kios Sempit, Perusahaan GPS Ini Menggapai Tower Berlantai 8

Minggu, 03 September 2023 - 12:16 WIB
loading...
Dari Kios Sempit, Perusahaan...
Fox Logger sukses mengembangkan bisnisnya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Dirilis pada tahun 2015, perlahan tapi pasti Fox Logger kini menjadi salah satu pemain yang cukup dominan di pasar GPS tracker Indonesia, baik pasar B2C maupun B2B. GPS tracker dari Fox Logger tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam pelacakan dan pengawasan, tetapi juga memenuhi berbagai kebutuhan sektor industri yang berkaitan dengan transportasi, logistik, serta keamanan.

Baca juga: Nabel Sakha Building, Kantor dengan Nuansa Industrial Modern

“Semula Fox Logger hanya dimaksudkan mengisi pasar GPS yang saat itu lebih didominasi fungsi navigasi, ternyata kinerjanya melebihi harapan,” ujar Alamsyah Cheung, pendiri Fox Logger, dalam keterangannya, Minggu (3/9/2023).

Tentu saja raihan itu tidak dicapai dengan mudah. Tak banyak yang mengetahui selama 8 tahun perjalanan, Fox Logger jatuh bangun dalam mengembangkan bisnis GPS rracker. Apalagi di tahun 2015 ketika semuanya baru dimulai dari nol dan dana yang minim.

Saat awal merintis usaha, Alam bersama partnernya, Darren Suciono, berpatungan dengan menyewa kios kecil berukuran 12 m2. Kini kios itu menjadi saksi bisu perjalanan usaha keduanya.

Keduanya tak berkecil hati dan yakin bahwa memulai usaha tidak mesti selalu dengan skala besar. Yang paling mendasar adalah keyakinan bahwa ada pasar yang bisa menerima produk mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koelnmesse dan AMARA...
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia
Industri AMDK di Antara...
Industri AMDK di Antara Tekanan Energi dan Logistik, Menunggu Keberpihakan Negara
Dari Jualan Gorengan...
Dari Jualan Gorengan Keliling hingga Jadi CEO Republic Laptop, Ini Kisah Perjuangan Bayu Aji
Industri Tekstil Kena...
Industri Tekstil Kena Efek Perang, Harga Bahan Baku Melonjak 40%
Terjepit Dua Tekanan...
Terjepit Dua Tekanan Besar, Industri Manufaktur Indonesia Mendekati Batas Stagnasi
Ekonom: Tarif Dagang...
Ekonom: Tarif Dagang 19% ke Pasar AS Harus Dibaca Sebagai Alarm
Perjalanan Abdu Sholeh...
Perjalanan Abdu Sholeh Tinggalkan Marketing untuk Bangun Pusat Susu
Rekomendasi Bisnis Menjanjikan...
Rekomendasi Bisnis Menjanjikan bagi Pemula ala Firda Khaerunnisa
Sukses di Usia Muda:...
Sukses di Usia Muda: dari Lensa Kamera, Ferdi Sulap Hobi Jadi Bisnis Jutaan dengan Alasfotoprops dan Dukungan Shopee
Rekomendasi
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved