Miliarder Rusia Gagal Membatalkan Sanksi Uni Eropa

Kamis, 07 September 2023 - 06:42 WIB
loading...
Miliarder Rusia Gagal...
Miliarder Rusia, Gennady Timchenko dan Dmitry Pumpyansky mencoba membatalkan sanksi Uni Eropa (UE) terhadap dirinya, namun upaya pertama mereka gagal. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - MiliarderRusia , Gennady Timchenko dan Dmitry Pumpyansky mencoba membatalkan sanksi Uni Eropa (UE) terhadap dirinya, namun upaya pertama mereka gagal. Beberapa miliarder Rusia menentang sanksi UE, yang diklaim melanggar hak-hak mereka.

Baca Juga: 4 Miliarder Rusia Kena Sanksi AS Usai Diduga Raup Untung dari Perang Ukraina

Seperti dilaporkan Bloomberg, Pengadilan Umum Uni Eropa pada hari Rabu menolak banding miliarder serta orang-orang terdekatnya, mulai dari istri serta putra Pumpyansky. Seperti diketahui para Taipan Rusia itu telah menjadi sasaran sanksi Eropa dan Barat terkait hubungan mereka dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca Juga: Balik Serang Putin, Miliarder Teknologi Rusia Minta UE Cabut Sanksi

Meski begitu, kabarnya keputusan tersebut masih dilanjutkan ke tingkat berikutnya. Pengacara dari Timchenko dan istrinya dilaporkan mengklaim bahwa penunjukan Brussels untuk sanksi yang diberikan, lantaran berteman dekat dengan Putin tidak memiliki dasar.

Pemilik perusahaan investasi energi Volga Group, Timchenko telah mengundurkan diri dari manajemen produsen gas alam swasta terbesar Rusia, Novatek, tahun lalu setelah menjadi sasaran sanksi oleh blok berisikan 27 negara tersebut.

Sementara itu, Pumpyansky menggambarkan sanksi terhadap dia, istrinya, dan putranya sebagai "kerusakan tambahan" dalam upaya kebijakan luar negeri Uni Eropa terhadap Putin. Pumpyansky, sendiri merupakan pemilik dan chairman TMK, produsen pipa baja global Rusia untuk industri minyak dan gas.

Uni Eropa telah memberlakukan sanksi terhadapnya berdasarkan klaim bahwa bisnisnya mendapat manfaat dari bekerja dengan negara Rusia. Pada Agustus lalu, superyacht senilai USD75 juta yang terkait dengan Pumpyansky dilelang di Gibraltar.

Kapal mewah itu dijual untuk kepentingan bank investasi AS JPMorgan Chase, yang mengklaim bahwa Pumpyansky berutang lebih dari USD20 juta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved