Pengembangan Energi Bersih dari Blue dan Green Ammonia Tampil di AIPF 2023
Kamis, 07 September 2023 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pengembangan adalah salah satu bentuk diversifikasi usaha Pupuk Indonesia yang sekaligus mendukung hilirisasi industri hidrogen dalam negeri untuk memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Terlebih Pupuk Indonesia memiliki pengalaman lebih dari lima puluh tahun dalam memproduksi, mendistribusikan, dan mengelola amonia.
"Dalam kesempatan business matching, Pupuk Indonesia memperkenalkan sejumlah pengembangan blue ammonia dan green ammonia yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan asing," kata Jamsaton.
Ada empat rencana pengembangan blue ammonia dan green ammonia yang dipaparkan dalam AIPF 2023, yaitu blue ammonia di Pulau Yamdena bersama INPEX dari Jepang. Kemudian pengembangan blue ammonia pada kawasan Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Aceh bersama Mitsui dari Jepang.
Selanjutnya adalah pengembangan hybrid green ammonia di Petrokimia Gresik bersama PLN dan ACWA Power asal Arab Saudi. Terakhir, Pupuk Indonesia juga berencana untuk mengembangkan hybrid green ammonia di Pupuk Iskandar Muda (PIM) bersama Toyo dan Mitsui asal Jepang.
“Bersama dengan perusahaan-perusahaan tersebut, kami akan melakukan kajian-kajian yang telah kami tuangkan dalam nota kesepahaman atau MoU,” jelas Jamsaton.
"Dalam kesempatan business matching, Pupuk Indonesia memperkenalkan sejumlah pengembangan blue ammonia dan green ammonia yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan asing," kata Jamsaton.
Ada empat rencana pengembangan blue ammonia dan green ammonia yang dipaparkan dalam AIPF 2023, yaitu blue ammonia di Pulau Yamdena bersama INPEX dari Jepang. Kemudian pengembangan blue ammonia pada kawasan Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Aceh bersama Mitsui dari Jepang.
Selanjutnya adalah pengembangan hybrid green ammonia di Petrokimia Gresik bersama PLN dan ACWA Power asal Arab Saudi. Terakhir, Pupuk Indonesia juga berencana untuk mengembangkan hybrid green ammonia di Pupuk Iskandar Muda (PIM) bersama Toyo dan Mitsui asal Jepang.
“Bersama dengan perusahaan-perusahaan tersebut, kami akan melakukan kajian-kajian yang telah kami tuangkan dalam nota kesepahaman atau MoU,” jelas Jamsaton.
Lihat Juga :