Wall Street Berakhir Naik Tipis Jelang Data Inflasi AS
Sabtu, 09 September 2023 - 07:47 WIB
loading...
Wall Street berakhir naik tipis pada perdagangan Jumat (8/9/2023) waktu setempat ketika investor khawatir terhadap arah suku bunga dan jelang rilis data inflasi AS. Foto/Dok
A
A
A
NEW YORK - Wall Street berakhir naik tipis pada perdagangan Jumat (8/9/2023) waktu setempat ketika investor khawatir terhadap arah suku bunga. Selain itu data inflasi AS juga menjadi perhatian utama para pelaku pasar.
Baca Juga: Luhut: Ekonomi RI Bisa Lampaui Rusia di 2025
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 75,86 poin atau 0,22% menjadi 34.576,59. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) bertambah 6,35 poin atau 0,14% ke posisi 4.457,49 dan Nasdaq Composite (.IXIC) meningkat 12,69 poin atau 0,09% menjadi 13.761,53.
Investor khawatir terhadap kenaikan harga minyak menjelang Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk bulan Agustus, yang akan dirilis pada 13 September, mencari sinyal mengenai kemungkinan pergerakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed.
Baca Juga: Ada Rilis Inflasi Pekan Depan, Wall Street Dibuka Menguat
Sementara para pedagang bertaruh pada kemungkinan 93% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini setelah pertemuan berikutnya berakhir pada 20 September. Mereka memperkirakan peluang sebesar 53,5% untuk jeda lagi pada pertemuan bulan November, menurut FedWatch dari grup CME. Alat.
Baca Juga: Luhut: Ekonomi RI Bisa Lampaui Rusia di 2025
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 75,86 poin atau 0,22% menjadi 34.576,59. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) bertambah 6,35 poin atau 0,14% ke posisi 4.457,49 dan Nasdaq Composite (.IXIC) meningkat 12,69 poin atau 0,09% menjadi 13.761,53.
Investor khawatir terhadap kenaikan harga minyak menjelang Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk bulan Agustus, yang akan dirilis pada 13 September, mencari sinyal mengenai kemungkinan pergerakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed.
Baca Juga: Ada Rilis Inflasi Pekan Depan, Wall Street Dibuka Menguat
Sementara para pedagang bertaruh pada kemungkinan 93% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini setelah pertemuan berikutnya berakhir pada 20 September. Mereka memperkirakan peluang sebesar 53,5% untuk jeda lagi pada pertemuan bulan November, menurut FedWatch dari grup CME. Alat.
Lihat Juga :