Fakta-fakta Bursa Sepekan: IHSG Terpeleset 0,76%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.234 T
Sabtu, 09 September 2023 - 08:06 WIB
loading...
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 4-8 September 2023 mengalami perubahan, dimana kapitalisasi pasar hingga IHSG kompak mengalami pelemahan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 4-8 September 2023 mengalami perubahan. Kapitalisasi pasar hingga Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kompak mengalami pelemahan dalam sepekan terakhir.
"IHSG mengalami perubahan 0,76%, menjadi berada pada posisi 6.924,780 dari 6.977,654 pada pekan lalu," ujar Pj. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (8/9/2023).
Untuk kapitalisasi pasar Bursa pekan ini mengalami pelemahan 0,45% menjadi Rp10.234 triliun dari Rp10.280 triliun pada pekan sebelumnya. Baca Juga: Seharian Menguat, IHSG Hari Ini Akhirnya Tersungkur di Level 6.924
Penurunan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa, yaitu sebesar 2,05% menjadi 1.121.707 kali transaksi dari 1.145.216 kali transaksi pada pekan yang lalu.Rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini mengalami penyusutan sebesar 9,10% menjadi Rp9,97 triliun dari Rp10,97 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: Wall Street Berakhir Naik Tipis Jelang Data Inflasi AS
"IHSG mengalami perubahan 0,76%, menjadi berada pada posisi 6.924,780 dari 6.977,654 pada pekan lalu," ujar Pj. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (8/9/2023).
Untuk kapitalisasi pasar Bursa pekan ini mengalami pelemahan 0,45% menjadi Rp10.234 triliun dari Rp10.280 triliun pada pekan sebelumnya. Baca Juga: Seharian Menguat, IHSG Hari Ini Akhirnya Tersungkur di Level 6.924
Penurunan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa, yaitu sebesar 2,05% menjadi 1.121.707 kali transaksi dari 1.145.216 kali transaksi pada pekan yang lalu.Rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini mengalami penyusutan sebesar 9,10% menjadi Rp9,97 triliun dari Rp10,97 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: Wall Street Berakhir Naik Tipis Jelang Data Inflasi AS
Lihat Juga :