SKK Migas Dorong PCJL Tambah Investasi Genjot Produksi WK Jabung
Sabtu, 09 September 2023 - 11:32 WIB
loading...
SKK Migas mendorong PCJL lebih agresif dalam melakukan investasi setelah mendapat perpanjangan kontrak kerja WK Jabung. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai sumber daya di Wilayah Kerja (WK) Jabung yang dioperatori PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) masih sangat menjanjikan. Untuk itu, SKK Migas mendorong PCJL lebih agresif dalam melakukan investasi setelah mendapat perpanjangan kontrak kerja.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro mengapresiasi upaya PCJL yang telah melakukan tajak sumur SB-D21 awal tahun lalu, yang merupakan salah satu tajak sumur tercepat 2023. Tahun sebelumnya, PCJL sukses mencapai target program pengeboran di 14 sumur minyak dan gas. Secara keseluruhan, program pengeboran tahun ini diharapkan menambah produksi minyak dan kondensat sebesar 1.122,62 BOPD serta gas 24,30 MMSCFD.
Baca Juga: Indonesia Butuh Rp2.800 Triliun untuk Genjot Produksi Migas di 2030
"Salah satu komitmen perpanjangan kontrak PetroChina adalah mendorong pencarian sumber hidrokarbon yang baru untuk menambah cadangan yang ada. Sebab kita tahu bahwa wilayah kerja Petrochina termasuk salah satu tulang punggung bagi upaya mencapai target di tahun 2030," ujar Hudi dalam keterangannya, dikutip Sabtu (9/9/2023).
Hudi meyakini, dengan optimalisasi sumber daya, teknologi hingga investasi, PCJL dapat menambah produksi. Tercatat, pada tahun 2022 lalu realisasi lifting minyak dan kondensat harian rata-rata sebesar 15.618 BOPD serta 173 MMSCFD gas. Di antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya, PetroChina berada di peringkat ketujuh untuk produksi minyak dan kondensat, serta peringkat kesembilan produksi dan salur gas bumi.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro mengapresiasi upaya PCJL yang telah melakukan tajak sumur SB-D21 awal tahun lalu, yang merupakan salah satu tajak sumur tercepat 2023. Tahun sebelumnya, PCJL sukses mencapai target program pengeboran di 14 sumur minyak dan gas. Secara keseluruhan, program pengeboran tahun ini diharapkan menambah produksi minyak dan kondensat sebesar 1.122,62 BOPD serta gas 24,30 MMSCFD.
Baca Juga: Indonesia Butuh Rp2.800 Triliun untuk Genjot Produksi Migas di 2030
"Salah satu komitmen perpanjangan kontrak PetroChina adalah mendorong pencarian sumber hidrokarbon yang baru untuk menambah cadangan yang ada. Sebab kita tahu bahwa wilayah kerja Petrochina termasuk salah satu tulang punggung bagi upaya mencapai target di tahun 2030," ujar Hudi dalam keterangannya, dikutip Sabtu (9/9/2023).
Hudi meyakini, dengan optimalisasi sumber daya, teknologi hingga investasi, PCJL dapat menambah produksi. Tercatat, pada tahun 2022 lalu realisasi lifting minyak dan kondensat harian rata-rata sebesar 15.618 BOPD serta 173 MMSCFD gas. Di antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya, PetroChina berada di peringkat ketujuh untuk produksi minyak dan kondensat, serta peringkat kesembilan produksi dan salur gas bumi.
Lihat Juga :