Tak Ada Habisnya Dengan Influencer

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 11:23 WIB
loading...
A A A
Ketika sejumlah besar orang bergabung dengan saluran media sosial seperti Facebook, Instagram, LinkedIn, dll, beberapa dari mereka mulai memengaruhi orang lain dengan membuat, menyusun, serta berbagi cerita, foto, dan video mereka sendiri. Memanfaatkan influencer sebagai upaya mendongkrak kinerja penjualan, bukan tindakan tabu. Hanya catatannya, memanfaatkan influencer untuk mendorong kinerja penjualan di jagad digital, sama sekali bukan kerja ajaib seajaib hasilnya.

Ada strategi dan taktik yang harus diperhatikan. Itu terurai dalam pernyataan Kundariya berikutnya. Ketika terlibat dengan influencer dan lazimnya produsen mengkompensasi dengan sejumlah pembayaran tertentu, justru yang sering diperoleh pernyataan yang bias dari influencer. Padahal yang diharapkan calon pembeli, ulasan yang jujur.

Maka melakukan dengan cara yang benar, meminta influencer menandai keunggulan dan kelemahan suatu produk, justru menghadirkan nuansa kejujuran di benak calon pembeli, yang juga para penggemar influencer. Dengan cara ini, keterusterangan tanpa jarak terlihat jelas. Ulasan yang mengetengahkan kelemahan produk justru dimaknai sebagai, “memang tak ada brand yang sempurna”.

Nampaknya mekanisme itulah yang senyatanya terjadi antara Indomilk UHT dengan Jungkook. Manajemen PT Indolakto, anak usaha PT Indofood CPB yang memproduksi Indomilk, menampik adanya kolaborasi. Menampilkan dan mengulas produk, sepenuhnya kemauan Jungkook. Maka tak heran jika nuansa ketulusannya benar-benar tampil dan menjalar di tengah jejaring army. Harga terdongkrak hingga ribuan kali lipat, benar-benar representasi kekaguman para penggemar. Indomilk UHT tinggal menikmati berkahnya. (Baca juga: V BTS Pilih Tingkatkan Kemampuan Intelektual ketika Senggang )

Walaupun demikian, produsen menepis jika bakal terjadi perebutan produk di pasaran. Jalaran emosi yang inginkan produk terantisipasi oleh kecukupan persediaan. Kelangkaan produk tak bakal terjadi.

Dalam penjelasan yang lain, dan sering dibahas dalam kajian Ilmu Komunikasi, influencer punya posisi mendekatkan jarak antara pelaku komunikasi dengan khalayaknya. Dengan tujuan untuk mencapai saling pengertian, berkurangnya jarak terjadi oleh fungsi katalisator influencer. Ia berposisi tepat, antara komunikator dengan influencer dan influencer dengan khalayak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Influencer Sebut Rupiah...
Influencer Sebut Rupiah Ambruk Untungkan Indonesia, Ekonom: Menyesatkan
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
BSI dan Baznas Hadirkan...
BSI dan Baznas Hadirkan Layanan DAM Haji dan Kurban Digital
Melalui Teknologi Otonom,...
Melalui Teknologi Otonom, Registrasi Digital Siap Bantu Industri Event
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
Heboh Kabar Jule Hamil,...
Heboh Kabar Jule Hamil, Respons Clara Shinta Langsung Jadi Sorotan
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
Rekomendasi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved