Kejar Target NZE 2060, Pertamina Kembangkan Teknologi Penangkapan dan Penyimpanan Karbon
Senin, 11 September 2023 - 20:44 WIB
loading...
Pertamina bersama Mitsui dan ESDM melakukan penandatanganan MOU mengenai Carbon Capture pada acara International & Indonesia CCS FORUM 2023 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (11/9/2023). (Foto: dok Pertamina)
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) untuk mendukung pemerintah dalam rangka mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Implementasi CCS/CCUS di Indonesia diyakini akan dapat mendukung peningkatan produksi migas sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat menjadi pembicara dalam acara International & Indonesia Carbon Capture and Storage (CCS) Forum 2023 yang mengangkat tema Pioneering the Energy Landscape Decarbonization Future: Harnessing the Power of CCS Globally for a Cleaner Future and Economic Growth di Jakarta pada Senin (11/9/2023).
Pada kesempatan tersebut, Pertamina juga melakukan penandatanganan 'Memorandum of Understanding' (MoU) dengan sejumlah pihak terkait implementasi teknologi CCS/CCUS. Antara lain yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga dan PT Pertamina Hulu Rokan yang bekerjasama dengan Kementerian ESDM, Chevron, dan Mitsui.
Nicke Widyawati menjelaskan melalui kegiatan CCUS, Pertamina akan memainkan perannya sebagai pemasok energi nasional yang berkelanjutan sekaligus memberikan solusi pengurangan karbon dan meningkatkan perekonomian serta multiplier effect lainnya.
“Pertamina siap dan berkomitmen untuk berkontribusi terhadap upaya negara sebagaimana terangkum dalam Peta Jalan NZE kami. Peta jalan ini dilandasi oleh 3 pilar strategis utama, yaitu dekarbonisasi pada aset yang ada, pengembangan bisnis energi ramah lingkungan, dan inisiatif negatif karbon seperti CCUS & Nature-Based Solutions (NBS),” ujar Nicke.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat menjadi pembicara dalam acara International & Indonesia Carbon Capture and Storage (CCS) Forum 2023 yang mengangkat tema Pioneering the Energy Landscape Decarbonization Future: Harnessing the Power of CCS Globally for a Cleaner Future and Economic Growth di Jakarta pada Senin (11/9/2023).
Pada kesempatan tersebut, Pertamina juga melakukan penandatanganan 'Memorandum of Understanding' (MoU) dengan sejumlah pihak terkait implementasi teknologi CCS/CCUS. Antara lain yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga dan PT Pertamina Hulu Rokan yang bekerjasama dengan Kementerian ESDM, Chevron, dan Mitsui.
Nicke Widyawati menjelaskan melalui kegiatan CCUS, Pertamina akan memainkan perannya sebagai pemasok energi nasional yang berkelanjutan sekaligus memberikan solusi pengurangan karbon dan meningkatkan perekonomian serta multiplier effect lainnya.
“Pertamina siap dan berkomitmen untuk berkontribusi terhadap upaya negara sebagaimana terangkum dalam Peta Jalan NZE kami. Peta jalan ini dilandasi oleh 3 pilar strategis utama, yaitu dekarbonisasi pada aset yang ada, pengembangan bisnis energi ramah lingkungan, dan inisiatif negatif karbon seperti CCUS & Nature-Based Solutions (NBS),” ujar Nicke.
Lihat Juga :