Menteri Teten Ingin Transformasi Digital RI Tiru China, Ini Alasannya
Selasa, 12 September 2023 - 20:10 WIB
loading...
MenkopUKM Teten Masduki menginginkan Indonesia bisa mencontoh China dalam melakukan transformasi digital, begini penjelasannya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menginginkan Indonesia bisa mencontoh China dalam melakukan transformasi digital . Menurutnya transformasi digital tidak bisa dihindarkan dan pengaruhnya terhadap perekonomian negara sangat besar.
Ditekankan juga oleh Teten, bahwa China adalah salah satu negara yang menjadi maju karena transformasi digitalnya sangat tepat. Baca Juga: Teten Tegas Menolak TikTok Buat Jualan: India Berani, Kenapa Kita Tidak?
"Tiongkok berhasil melakukan akselerasi digital melahirkan ekonomi baru dan melindungi pasar domestik dengan ketat, jadi ekonomi digitalnya tidak membunuh ekonomi lama, itu penting," kata Teten dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI dan Menteri Perdagangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9/2023).
Baca Juga: Produk Impor Harga Miring Masih Menjamur, Menteri Teten Tagih Janji TikTok Shop
Teten menjelaskan, ekonomi digital di Negeri Tirai Bambu -julukan China- 90% dikuasai oleh domestik, sedangkan pihak asing hanya menguasai 10% sisanya. Keberhasilan tersebut kata Teten karena China menerapkan aturan yang ketat.
Ditekankan juga oleh Teten, bahwa China adalah salah satu negara yang menjadi maju karena transformasi digitalnya sangat tepat. Baca Juga: Teten Tegas Menolak TikTok Buat Jualan: India Berani, Kenapa Kita Tidak?
"Tiongkok berhasil melakukan akselerasi digital melahirkan ekonomi baru dan melindungi pasar domestik dengan ketat, jadi ekonomi digitalnya tidak membunuh ekonomi lama, itu penting," kata Teten dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI dan Menteri Perdagangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9/2023).
Baca Juga: Produk Impor Harga Miring Masih Menjamur, Menteri Teten Tagih Janji TikTok Shop
Teten menjelaskan, ekonomi digital di Negeri Tirai Bambu -julukan China- 90% dikuasai oleh domestik, sedangkan pihak asing hanya menguasai 10% sisanya. Keberhasilan tersebut kata Teten karena China menerapkan aturan yang ketat.
Lihat Juga :