Anak Cucu BUMN Capai 173 Perusahaan, Erick Thohir Buka Opsi Perampingan di 2024
Kamis, 14 September 2023 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia memandang ketergantungan anak-cucu terhadap induk perusahaan justru tidak efisien secara bisnis. Apalagi ketergantungan itu justru dilakukan oleh perusahaan yang sakit-sakitan atau melulu merugi.
“Menjadi sesuatu yang akhirnya tidak bisa merata, yang akhirnya juga tidak membuat efisien BUMN tersebut. Terlepas daripada kesehatan yang hari ini sudah terjadi. Nanti saya coba komit disitu,” ucapnya.
“Karena memang, kembali keterkaitan daripada proyek-proyek itu, kalau terus di-anak-cucu-kan akhirnya tidak efisien juga. Kalau memang diperlukan, oke, tetapi kalau tidak diperlukan sebaiknya memang kita terus kurangi,” sambung Menteri Erick.
Sejalan dengan langkah penyehatan perusahaan, Erick mengungkap adanya keberhasilan restrukturisasi BUMN. Berbeda dengan penutupan atau pembubaran perusahaan, upaya ini diambil untuk menyelamatkan perusahaan pelat merah.
“Menjadi sesuatu yang akhirnya tidak bisa merata, yang akhirnya juga tidak membuat efisien BUMN tersebut. Terlepas daripada kesehatan yang hari ini sudah terjadi. Nanti saya coba komit disitu,” ucapnya.
“Karena memang, kembali keterkaitan daripada proyek-proyek itu, kalau terus di-anak-cucu-kan akhirnya tidak efisien juga. Kalau memang diperlukan, oke, tetapi kalau tidak diperlukan sebaiknya memang kita terus kurangi,” sambung Menteri Erick.
Sejalan dengan langkah penyehatan perusahaan, Erick mengungkap adanya keberhasilan restrukturisasi BUMN. Berbeda dengan penutupan atau pembubaran perusahaan, upaya ini diambil untuk menyelamatkan perusahaan pelat merah.
(akr)
Lihat Juga :