Urutan UMR Negara ASEAN Paling Tinggi, Nomor 1 Gaji Satpam Paling Kecil Rp18,6 Juta

Sabtu, 16 September 2023 - 19:20 WIB
loading...
Urutan UMR Negara ASEAN...
Satpam di Singapura mendapatkan gaji yang sangat besar dibanding satpam di Indonesia. Foto/CNA
A A A
JAKARTA - Upah minimum regional ( UMR ) ASEAN memiliki besaran yang berbeda-beda, ada yang dinilai kecil sekali ada juga yang terbilang amat besar. Perbedaan upah pekerja formal di antara negara ASEAN disebabkan oleh beberapa faktor yang saling terkait, seperti biaya hidup, kebijakan pemerintah, pasar tenaga kerja, dan skala serta kondisi ekonomi.

Baca juga: Perbandingan UMR Indonesia dan Singapura: Gaji Cleaning Service di Negeri Singa Paling Kecil Rp14,8 Juta

Singapura dengan biaya hidup yang mahal, menjadi negara ASEAN yang memberikan gaji tertinggi buat para pekerja di sana. Berdasarkan model upah progresif atau The Progressive Wage Model (PMW), Singapura menetapkan upah minimal menurut bidang usaha dan tingkatan pekerjaaan.

Sektor kebersihan menjadi bidang usaha yang memiliki gaji paling kecil dibanding sektor lain. Pekerja di sektor kebersihan paling rendah di Singapura adalah Rp14,8 juta. Sektor usaha lain seperti keamanan dan sopir memiliki gaji yang lebih tinggi lagi dibanding bidang kebersihan.

Lalu bagaimana dengan upah minimal atau UMR di negara lain? Mengutip WageCenter, ini urutan negara ASEAN yang memiliki UMR tertinggi.

1. Singapura
Berdasarkan data WageCenter, Singapura tak mematok UMR. Negeri Singa ini memberikan gaji pekerja dengan rata-rata USD4.985 atau Rp74,7 juta. Gaji itu berdasarkan perhitungan semua jenis bidang usaha.
Namun seperti yang sudah dijelaskan di atas, dengan skema PMW Singapura menentapkan upah minimal berdasarkan sektor usaha dan tingkatan pekerjaan. Bidang usaha dengan gaji paling rendah di Singapura ada sektor jasa kebersihan atau celaning service. Gaji paling rendah di sektor ini adalah Rp14,8 juta.
Di sektor pengamanan atau satpam, gaji paling rendahnya adalah Rp18,6 juta. Sedangkan sopir penuh waktu gaji terendahnya adalah Rp19,7 juta.

2. Brunei Darusalam
Brunei belum lama ini memperkenalkan kebijakan upah minimum baru di semua sektor industri swasta. Pekerja penuh waktu di bidang perbankan, keuangan, dan TIK berhak atas gaji minimum USD500 per bulan atau setara Rp7,5 juta.

3. Malaysia
Jiran ini memberikan UMR yang lebih tinggi di Indonesia. Upah minimum di Malaysia adalah USD340 per bulan. Upah itu setara Rp5,1 juta.

4. Indonesia
Indonesia menduduki posisi keempat di negara ASEAN yang memberikan UMR tertinggi. UMR atau UMP di Indonesia berkisar antara Rp1,9 juta hingga Rp5,1 juta.

5. Filipina
Berada di bawah Indonesia, Filipina memberikan upah minimum sebesar USD300 per bulan atau Rp4,5 juta.

6. Thailand
WageCenter tak mencatat upah minimum Negeri Gajah Putih itu dalam satuan bulan. Upah minimum di Thailand tercatat sebesar USD9,6 hingga USD10,3 per hari. Jika diakumulasi selama sebulan, UMR di Thailand sama dengan Rp4,32 juta hingga Rp4,63 juta per bulan.

7. Kamboja
Kamboja menempati posisi keenam dalam peringkat UMR di ASEAN. Negara ini memberikan upah minimal sebesar USD200 atau Rp3 juta per bulan.

8. Vietnam
Negeri Nasi ini mematok upah minimum kepada para pekerjanya antara USD140 hingga USD200. Jika dirupiahkan sekitar Rp2,1 juta hingga Rp3 juta per bulan.

9. Timor Leste
Negara yang merdeka pada 2022 ini menetapak UMR kepada para pekerjanya sebesar USD115 atau sekitar Rp1,7 juta.

10. Laos
Laos menjadi negara kedua di ASEAN yang menetapkan UMR paling rendah. Upah minimal di Laos tercata USD70 per bulan. Jumlah itu setara Rp1.050.000 per bulan.

Baca juga: 4 Jurusan Kuliah yang Berpeluang Diprioritaskan di Seleksi CPNS 2023

11. Myanmar
Posisi paling bawah negara di ASEAN yang memberikan upah minimum dipegang oleh Myanmar. Pekerja di negara itu mendapatkan upah minimal sebesar USD2,3 per hari atau USD69 per bulan. Jumlah itu setara Rp1.035.000 per bulan.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Mengulik Biang Kerok...
Mengulik Biang Kerok Terkaparnya Rupiah Lawan Dolar Singapura ke Rp14.000, Sesuai Ramalan?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Rekomendasi
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Infografis
6 Negara Arab Paling...
6 Negara Arab Paling Terjangkau, Nomor Satu Negara Paling Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved