Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri

Selasa, 19 September 2023 - 16:35 WIB
loading...
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan sertifikasi halal terbilang rumit. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Produsen Produk Halal Indonesia (APPHI) Aman Suparman mengatakan, saat ini mekanisme penerbitan sertifikasi halal di Indonesia masih cukup rumit. Menurutnya sistem sertifikasi produk halal di Indonesia sendiri masih belum sinkron antar lembaga.

Baca juga: Kunjungi China, Wapres Perluas Jangkauan Produk Halal Indonesia

Dalam UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, Komisi Fatwa MUI hingga saat ini baru bisa mengeluarkan serifikasi halal untuk produk-produk mamin saja.

"Jadi kita memang belum bagus koordinasinya, kita sudah punya UU JPH bahwa produk itu bukan cuma makanan dan minuman. Diperluas, artinya ada fashion, tapi kalau di komisi fatwa sendiri itu belum ada sertifikasi, itu kan lucu," ujar Aman dalam Market Review IDXChannel, Selasa (19/9/2023).

Aman mengaku situasi tersebut membuat bingung banyak para pelaku usaha di bidang halal. Alih-alih punya potensi yang cukup besar sektor industri halal di Indonesia, para pelaku usaha masih dihdapi masalah administrasi.

"Kadang pengusaha bingung, kita mau disertifikasi atau tidak. Di sisi lain 2.026 barang gunaan menjadi wajib sertifikasi, artinya kalau tidak disertifikat, ada dendanya. Tapi komisi fatwa bilang itu tidak perlu disertifikasi, cuma perlu surat ketetapan syariah," lanjutnya.

Kondisi tersebut membuat pelaku usaha menerbitkan serifikasi halal sendiri untuk produknya, demi memenuhi standardisasi pasar terkait produk halal terutama di industri fashion.

Baca juga: Hati-hati, Serangan Malware Meningkat di 2023 dan Targetkan UMKM

"Banyak UMKM yang menerbitkan logo halal sendiri karena tidak diakomodasi oleh pemerintah," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rantai Pasok...
Perkuat Rantai Pasok Global, Indonesia-China Tanda Tangani 'Recognition Agreement' Sertifikasi Halal
Strategi Baru UMKM Tangguh:...
Strategi Baru UMKM Tangguh: Memulai Kemandirian dari Toko Bahan Baku Halal
Dukung BPJPH, Industri...
Dukung BPJPH, Industri Tekstil Siap Penuhi Kewajiban Halal Oktober 2026
Produk AS Masuk RI Bawa...
Produk AS Masuk RI Bawa Logo Halal Sendiri, Kepala BPJPH Buka Suara
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Respons Kabar Produk AS Masuk RI Bebas Sertifikasi Halal
Haikal Hasan Pastikan...
Haikal Hasan Pastikan Produk AS Masuk Indonesia Wajib Berlabel Halal
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Buku Authentic Halal...
Buku Authentic Halal Brand Diluncurkan, Halal Kini Jadi Identitas dan Kunci Kepercayaan Konsumen
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved