Tujuan Nyata China Larang iPhone, Kirim Pesan Balas Dendam ke AS

Rabu, 20 September 2023 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Bukan rahasia lagi bahwa hubungan AS-China telah memburuk secara dramatis dalam satu generasi terakhir, terutama setelah Perdana Menteri (PM) China Xi Jinping mengambil alih pemerintahan satu dekade lalu. "Perang antara kedua negara telah memasuki ranah diskusi geopolitik," jelas Nelson.

Itulah salah satu alasan mengapa AS mengambil tindakan terhadap Huawei, perusahaan yang kehadirannya secara global juga menjadi perhatian Uni Eropa. Mungkin bukan kebetulan bahwa larangan yang dilaporkan minggu lalu terjadi tepat sebelum Apple meluncurkan versi iPhone terbaru dan tepat setelah Huawei merilis ponsel 5G baru yang memicu penyelidikan oleh Departemen Perdagangan AS.

"Khususnya setelah pandemi Covid-19, pernyataan nasionalis China semakin keras," kata Nelson. Dia menambahkan bahwa laporan terbaru tentang Apple memberikan bentuk melepas tekanan bagi publik China dalam menghadapi kesengsaraan ekonomi yang terus meningkat.

"Anggapan bahwa AS adalah pengganggu sangat kuat di China," kata Nelson. "Ini adalah sentimen yang juga ada di bagian lain di Asia, bahkan di antara sekutu AS seperti India yang berarti pesan yang dimaksudkan China meluas hingga ke luar perbatasan China.

Baca Juga: Rusia Gempur Situs Amunisi Depleted Uranium dan Rudal Storm Shadow di Ukraina

Bagi Apple, dampaknya kemungkinan lebih besar. Dalam sebuah catatan untuk investor, J.P. Morgan mengatakan bahwa pembatasan tersebut memperkuat tantangan di China tetapi dengan sendirinya, hal itu hanya mewakili risiko keuangan yang kecil bagi perusahaan. Dalam sebuah laporan terpisah, Wedbush Securities setuju.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Prilly Latuconsina Rela...
Prilly Latuconsina Rela Gelapkan Kulit dan Belajar Bahasa Arab demi Film Baru Baim Wong
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved