Pasar Tanah Abang Tak Sendirian, Pasar Cipulir juga Senasib Sepenanggungan
Jum'at, 22 September 2023 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Toko-toko pun sudah banyak yang tutup. Dari 4 lantai tersebut hampir semua lantai ada sejumlah toko yang sudah tidak berjualan lagi. Kondisi ini lantaran pengunjung sudah beralih membeli secara online.
Yulina atau biasa dipanggil Lina seorang pedagang yang sudah 18 tahun menempati berjualan di Pasar Cipulir mengungkapkan bahwa kondisi sepi pembeli ini sudah berlangsung selama 1 tahunan. "Kondisi sepi ini sudah setahun lebih dan ini berdampak terhadap pendapatan," katanya.
Ia menduga sepinya pembeli ke Pasar Cipulir ini lantaran menjamur barang-barang yang mulai dijual di sejumlah platform sosial media. Dan harganya pun sangat jauh berbeda dengan yang dijual di pasar langsung.
"Ya itu karena ada Lazada, TikTok juga. (Harganya) beda banget, misalnya legging di sini satu nya Rp18 ribu sementara itu di online Rp10 ribu atau Rp8 ribu," katanya.
Ketika ditanya apakah ia akan beralih ke penjualan online seperti yang dilakukan oleh penjual lainya. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mahir menggunakan teknologi. "Nggak ya, karena saya nggak mahir," katanya.
Ia berharap pemerintah dapat segera mencarikan solusi yang tepat, baik untuk pedagang konvensional maupun pedagang online agar sama-sama bisa mendapatkan rezeki. "Harapanya pemerintah cepat segera mencarikan solusinya. Apalagi soal harga, itu (online) jangan diturunkan banget sehingga berdampak ke pasar," katanya.
Yulina atau biasa dipanggil Lina seorang pedagang yang sudah 18 tahun menempati berjualan di Pasar Cipulir mengungkapkan bahwa kondisi sepi pembeli ini sudah berlangsung selama 1 tahunan. "Kondisi sepi ini sudah setahun lebih dan ini berdampak terhadap pendapatan," katanya.
Ia menduga sepinya pembeli ke Pasar Cipulir ini lantaran menjamur barang-barang yang mulai dijual di sejumlah platform sosial media. Dan harganya pun sangat jauh berbeda dengan yang dijual di pasar langsung.
"Ya itu karena ada Lazada, TikTok juga. (Harganya) beda banget, misalnya legging di sini satu nya Rp18 ribu sementara itu di online Rp10 ribu atau Rp8 ribu," katanya.
Ketika ditanya apakah ia akan beralih ke penjualan online seperti yang dilakukan oleh penjual lainya. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mahir menggunakan teknologi. "Nggak ya, karena saya nggak mahir," katanya.
Ia berharap pemerintah dapat segera mencarikan solusi yang tepat, baik untuk pedagang konvensional maupun pedagang online agar sama-sama bisa mendapatkan rezeki. "Harapanya pemerintah cepat segera mencarikan solusinya. Apalagi soal harga, itu (online) jangan diturunkan banget sehingga berdampak ke pasar," katanya.
Lihat Juga :