Sukses Tembus Level 7.000, IHSG Sepekan Naik 0,49%
Sabtu, 23 September 2023 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Biden: Ukraina Akan Terima Pengiriman Tank Pertama AS Minggu Depan
"Data-data tersebut dapat membantu investor menentukan keputusan investasi, analisis dan penelitian. Ini juga menjadi upaya BEI dalam mendukung ketersediaan, transparansi, dan akses yang lebih luas akan data pasar modal Indonesia,"kataAulia.
Pada hari yang sama, BEI mencatat penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Pyridam Farma Tahap II Tahun 2023 oleh PT Pyridam Farma Tbk dengan nilai Rp400 miliar dan jangka waktu dua tahun. Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 77 emisi dari 51 emiten senilai Rp86,96 triliun.
"Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk tercatat di BEI berjumlah 528 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp454,82 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 emiten," paparnya.
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan USD486,11 juta. Serta, Efek Beragunan Aset (EBA) sebanyak 9 emisi dengan total nilai Rp3,07 triliun.
"Data-data tersebut dapat membantu investor menentukan keputusan investasi, analisis dan penelitian. Ini juga menjadi upaya BEI dalam mendukung ketersediaan, transparansi, dan akses yang lebih luas akan data pasar modal Indonesia,"kataAulia.
Pada hari yang sama, BEI mencatat penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Pyridam Farma Tahap II Tahun 2023 oleh PT Pyridam Farma Tbk dengan nilai Rp400 miliar dan jangka waktu dua tahun. Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 77 emisi dari 51 emiten senilai Rp86,96 triliun.
"Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk tercatat di BEI berjumlah 528 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp454,82 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 emiten," paparnya.
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp5.536,74 triliun dan USD486,11 juta. Serta, Efek Beragunan Aset (EBA) sebanyak 9 emisi dengan total nilai Rp3,07 triliun.
(fjo)
Lihat Juga :