Rusia Beri Arahan 6 Negara Sebelum Masuk Anggota Baru BRICS
Senin, 25 September 2023 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
BRICS, yang sebelumnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan (Afsel), telah menggelar KTT ke-15 di Johannesburg pada 22-24 Agustus 2023 lalu. Salah satu hasil dari KTT tersebut adalah disetujuinya penambahan enam anggota baru.
"Kami memutuskan untuk mengundang Argentina, Mesir, Republik Demokratik, Federal Ethiopia, Republik Islam Iran, Kerajaan Arab Saudi, dan UEA untuk menjadi anggota penuh BRICS. Keanggotaan akan berlaku mulai 1 Januari 2024," kata Presiden Afsel Cyril Ramaphosa, beberapa waktu lalu.
Dia mengungkapkan, keputusan untuk menerima enam negara tersebut sebagai anggota diambil secara konsensus. "Kami mengambil keputusan secara konsensus dan telah menyetujui prinsip pedoman, standar, kriteria, dan prosedur ekspansi BRICS," ujar Ramaphosa.
Sebelumnya Ramaphosa sempat menyampaikan bahwa terdapat lebih dari 20 negara yang mengajukan keanggotaan BRICS. Indonesia kerap disebut sebagai salah satu negara yang berminat bergabung dengan koalisi tersebut.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva sempat menyampaikan bahwa dia menginginkan agar BRICS dapat menjadi institusi multilateral. "Kami ingin BRICS menjadi institusi multilateral, bukan klub eksklusif," ujar da Silva saat berbicara di KTT BRICS pada 22 Agustus 2023 lalu.
"Kami memutuskan untuk mengundang Argentina, Mesir, Republik Demokratik, Federal Ethiopia, Republik Islam Iran, Kerajaan Arab Saudi, dan UEA untuk menjadi anggota penuh BRICS. Keanggotaan akan berlaku mulai 1 Januari 2024," kata Presiden Afsel Cyril Ramaphosa, beberapa waktu lalu.
Dia mengungkapkan, keputusan untuk menerima enam negara tersebut sebagai anggota diambil secara konsensus. "Kami mengambil keputusan secara konsensus dan telah menyetujui prinsip pedoman, standar, kriteria, dan prosedur ekspansi BRICS," ujar Ramaphosa.
Sebelumnya Ramaphosa sempat menyampaikan bahwa terdapat lebih dari 20 negara yang mengajukan keanggotaan BRICS. Indonesia kerap disebut sebagai salah satu negara yang berminat bergabung dengan koalisi tersebut.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva sempat menyampaikan bahwa dia menginginkan agar BRICS dapat menjadi institusi multilateral. "Kami ingin BRICS menjadi institusi multilateral, bukan klub eksklusif," ujar da Silva saat berbicara di KTT BRICS pada 22 Agustus 2023 lalu.
Lihat Juga :