IndoBisa Jadi Program Solutif buat Startup yang Kembangkan Bisnis
Senin, 25 September 2023 - 17:30 WIB
loading...
Program IndoBisa akan kembangkan bisnis startup parekraf. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melaksanakan launching Program Indonesia Business Startup Matchmaking (IndoBisa) 2023 berkolaborasi bersama Pijar Foundation di acara Weekly Brief with Sandi Uno pada Senin (25/09/2023). Program IndoBisa merupakan platform bagi startup pariwisata dan ekonomi kreatif seperti gaming, aplikasi, desain dan seni, media dan entertainment serta pariwisata kreatif lainnya yang membutuhkan permodalan dari perusahaan ventura ekosistem untuk tumbuh dan berkembang dalam mewujudkan bisnis berkelanjutan.
Baca juga: Kemenparekraf Beri Bantuan DPUP 18 Desa Wisata dan Tingkatkan Literasi Keuangan
Program IndoBisa menargetkan 250 bisnis startup di level akselerator yang siap untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui modal ventura di Indonesia. Sasaran dari program IndoBisa adalah startup yang memiliki early product market fit, memiliki prototype atau minimum viable product, memiliki traksi atau revenue minimal selama 3 bulan dan memiliki model bisnis yang kuat dan berkelanjutan serta berkomitmen penuh menyelesaikan program.
Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, berdasarkan laporan Startup Ranking, pada tahun 2022 Indonesia memiliki 2.346 startup dan menempatkan pada 5 (lima) besar dunia. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk terwujudnya kemandirian ekonomi digital, dan dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang lebih pesat.
"Kemenparekraf saat ini fokus pada program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, serta berorientasi pada pemulihan perekonomian Indonesia. Salah satu program Kemenparekraf yang selaras dengan hal tersebut adalah Program IndoBisa," timpal Direktur Akses Pembiayaan Hayun.
Dalam program IndoBisa dari 100 startup terpilih akan mendapatkan e-course untuk menjadi entrepreneur selanjutnya. Seleksi hasil e-course terpilih top 55 yang akan mendapatkan sesi pelatihan dan mentoring, sharing dan pertemuan 1 on 1 dengan investor.
“Program IndoBisa seperti tempat berkembang terbaik bagi startup untuk mengembangkan bisnisnya. Dapat dibayangkan startup yang visioner, mendapatkan wawasan dari pakar industri terkemuka dan bahkan berkenalan dengan calon modal ventura yang sama bersemangatnya dengan ide startup. IndoBisa mewujudkan impian itu, ” ungkap Hayun.
Baca juga: Kemenparekraf Beri Bantuan DPUP 18 Desa Wisata dan Tingkatkan Literasi Keuangan
Program IndoBisa menargetkan 250 bisnis startup di level akselerator yang siap untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui modal ventura di Indonesia. Sasaran dari program IndoBisa adalah startup yang memiliki early product market fit, memiliki prototype atau minimum viable product, memiliki traksi atau revenue minimal selama 3 bulan dan memiliki model bisnis yang kuat dan berkelanjutan serta berkomitmen penuh menyelesaikan program.
Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, berdasarkan laporan Startup Ranking, pada tahun 2022 Indonesia memiliki 2.346 startup dan menempatkan pada 5 (lima) besar dunia. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk terwujudnya kemandirian ekonomi digital, dan dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang lebih pesat.
"Kemenparekraf saat ini fokus pada program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, serta berorientasi pada pemulihan perekonomian Indonesia. Salah satu program Kemenparekraf yang selaras dengan hal tersebut adalah Program IndoBisa," timpal Direktur Akses Pembiayaan Hayun.
Dalam program IndoBisa dari 100 startup terpilih akan mendapatkan e-course untuk menjadi entrepreneur selanjutnya. Seleksi hasil e-course terpilih top 55 yang akan mendapatkan sesi pelatihan dan mentoring, sharing dan pertemuan 1 on 1 dengan investor.
“Program IndoBisa seperti tempat berkembang terbaik bagi startup untuk mengembangkan bisnisnya. Dapat dibayangkan startup yang visioner, mendapatkan wawasan dari pakar industri terkemuka dan bahkan berkenalan dengan calon modal ventura yang sama bersemangatnya dengan ide startup. IndoBisa mewujudkan impian itu, ” ungkap Hayun.
Lihat Juga :