Tiga Indeks Wall Street Kompak Menguat Jelang Laporan Data Utama Inflasi AS
Jum'at, 29 September 2023 - 07:26 WIB
loading...
Indeks utama Wall Street berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (28/9/2023) waktu setempat. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (28/9/2023) waktu setempat, karena investor menilai kumpulan data ekonomi terbaru dan lonjakan imbal hasil Treasury terhenti menjelang laporan inflasi utama.
Mengutip Reuters, tiga indeks kompak menguat, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 116,07 poin, atau 0,35%, menjadi 33.666,34, S&P 500 (.SPX) naik 25,19 poin, atau 0,59%, menjadi 4.299,70 dan Nasdaq Composite (.IXIC) naik 108,43 poin, atau 0,83% menjadi 13.201,28.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Anjlok Lebih 1%, Dipicu Kekhawatiran Ekonomi AS
Investor juga mengamati perkembangan di Washington untuk melihat apakah anggota parlemen AS dapat menghindari penutupan pemerintahan. Pergerakan imbal hasil Treasury baru-baru ini ke level tertinggi dalam 16 tahun telah membayangi pasar saham, yang telah mundur setelah Federal Reserve pekan lalu mengisyaratkan prospek suku bunga jangka panjang yang hawkish.
Patokan imbal hasil Treasury 10-tahun yang berhenti di sekitar 4,6% membawa "kelegaan," kata Matt Stucky, manajer portofolio senior di Northwestern Mutual Wealth Management Co.
Mengutip Reuters, tiga indeks kompak menguat, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 116,07 poin, atau 0,35%, menjadi 33.666,34, S&P 500 (.SPX) naik 25,19 poin, atau 0,59%, menjadi 4.299,70 dan Nasdaq Composite (.IXIC) naik 108,43 poin, atau 0,83% menjadi 13.201,28.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Anjlok Lebih 1%, Dipicu Kekhawatiran Ekonomi AS
Investor juga mengamati perkembangan di Washington untuk melihat apakah anggota parlemen AS dapat menghindari penutupan pemerintahan. Pergerakan imbal hasil Treasury baru-baru ini ke level tertinggi dalam 16 tahun telah membayangi pasar saham, yang telah mundur setelah Federal Reserve pekan lalu mengisyaratkan prospek suku bunga jangka panjang yang hawkish.
Patokan imbal hasil Treasury 10-tahun yang berhenti di sekitar 4,6% membawa "kelegaan," kata Matt Stucky, manajer portofolio senior di Northwestern Mutual Wealth Management Co.
Lihat Juga :