Tips MotionTrade: 2 Proses Cleansing Reksa Dana Syariah

Jum'at, 29 September 2023 - 17:28 WIB
loading...
Tips MotionTrade: 2...
Cleansing reksa dana syariah mengacu pada proses pemisahan atau eliminasi dana dari investasi yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Sejalan dengan hal tersebut, MNC Sekuritas senantiasa memberikan edukasi seputar pasar modal, salah satunya melalui program edukasi pasar modal syariah .

Baca Juga: Tips MotionTrade: 4 Faktor Penentu Pertumbuhan Reksa Dana

Reksa dana syariah dapat menjadi pilihan investasi bagi individu yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah Islam. Berbeda dengan reksa dana konvensional, reksa dana syariah memiliki mekanisme pembersihan kekayaan non-halal (cleansing).

Cleansing reksa dana syariah mengacu pada proses pemisahan atau eliminasi dana dari investasi yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Prinsip-prinsip ini melibatkan larangan terhadap riba, perjudian, gharar (ketidakpastian yang berlebihan), dan investasi dalam bisnis yang dianggap haram.

Baca Juga: Tips MotionTrade: Bijak Memilih Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)

Proses cleansing menjadi bukti keseriusan dan komitmen dari berbagai pihak yang terlibat dalam pasar modal syariah. Berikut ini merupakan 2 (dua) proses cleansing pada reksa dana syariah, yaitu:

1. Cleansing Pendapatan Bunga

Dalam investasi reksa dana, bank kustodian memberikan bunga yang berasal dari dana yang disetorkan. Bunga yang didapatkan tersebut harus dicatat terpisah karena tidak bisa diklaim sebagai pendapatan dan kemudian akan diamalkan.

2. Cleansing Aksi Korporasi

Salah satu proses cleansing yang muncul dari aksi korporasi adalah penerbitan utang. Agar dapat memenuhi syarat rasio keuangan, maka total utang berbasis bunga sebaiknya tidak lebih dari 45%. Misalnya, suatu perusahaan yang unit usaha dan rasio keuangannya telah memenuhi prinsip syariah melakukan pinjaman ke bank.

Akibat dari aksi tersebut, maka rasio utangnya berubah mencapai lebih dari 45% sehingga dikeluarkan dari Daftar Efek Syariah (DES) oleh OJK & BEI. Jika Manajer Investasi reksa dana syariah belum sempat menjual saham yang keluar dari DES tersebut, kenaikan harga yang terjadi setelah suatu saham dikeluarkan dari DES selanjutnya juga tidak boleh diakui sebagai pendapatan reksa dana syariah dan harus dicatatkan secara terpisah.

Dengan adanya proses cleansing dalam reksa dana syariah, Anda selaku investor tidak perlu khawatir saat hendak berinvestasi di reksa dana syariah. Anda dapat berinvestasi saham syariah dan reksa dana syariah melalui aplikasi MotionTrade dengan membuka akun syariah. Pilihan saham maupun reksa dana yang tersedia sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Nikmati layanan investasi saham dan reksa dana dari #MNCSekuritas dengan segera unduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade . MNC Sekuritas, Invest with The Best!

#MNCSekuritas #MotionTrade #MotionTradeDuluAja #GampangBeliSaham #YukInvestasiYuk #SahamSyariah #ReksaDanaSyariah
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Sambut Iduladha, MNC...
Sambut Iduladha, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas Tebar Kepedulian Bersama MNC Peduli
IHEX 2026 di Tangerang...
IHEX 2026 di Tangerang Dorong Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang Inklusif
Rekomendasi
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved