Minyak Bergejolak, Harga BBM Nonsubsidi Dipastikan Bakal Terpengaruh
Minggu, 01 Oktober 2023 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Secara umum, jelas dia, komponen harga dasar BBM terdiri atas biaya perolehan, biaya penyimpanan dan distribusi serta proyeksi margin. Biaya perolehan merupakan biaya yang dibutuhkan untuk menyediakan BBM. Sedangkan biaya penyimpanan dan distribusi merupakan biaya yang dibutuhkan untuk mendistribusikan BBM ke konsumen di seluruh wilayah Indonesia.
Terkait biaya perolehan BBM, acuan yang digunakan adalah harga indeks pasar BBM yang dipengaruhi oleh harga minyak Indonesia (ICP). Rerata tahun 2023, kata dia, ICP bisa mencapai USD90 per barel sehingga rata-rata harga indeks pasar BBM berada di atas level USD100 per barel.
Mengikuti hukum ekonomi, lanjut dia, terkait dengan BBM nonpenugasan seharusnya badan usaha bisa menerapkan harga fluktuatif sesuai mekanisme pasar dan pergerakan harga minyak dunia. Namun, Ali mengakui bahwa tingginya tingkat kerumitan dan potensi adanya gejolak membuat badan usaha lebih memilik metode yang lebih halus dalam pengaturan harga. "Sebenarnya itu tidak ada masalah asalkan proyeksi harga berdasarkan model berbasis forecasting bisa dilakukan dengan baik, data valid dan proyeksi yang akurat," ungkap Ali.
Hal senada diungkapkan Anggota Komisi VII DPR Mulyanto yang mengatakan bahwa komponen utama dalam penentuan harga BBM badan usaha adalah BBM itu sendiri. "Kemudian ada biaya transportasi atau distribusi serta margin perusahaan. Mengingat BBM kita sebagian besar impor, secara otomatis harga BBM nonsubsidi domestik mengikuti harga pasar BBM dunia," ujarnya.
Terkait biaya perolehan BBM, acuan yang digunakan adalah harga indeks pasar BBM yang dipengaruhi oleh harga minyak Indonesia (ICP). Rerata tahun 2023, kata dia, ICP bisa mencapai USD90 per barel sehingga rata-rata harga indeks pasar BBM berada di atas level USD100 per barel.
Mengikuti hukum ekonomi, lanjut dia, terkait dengan BBM nonpenugasan seharusnya badan usaha bisa menerapkan harga fluktuatif sesuai mekanisme pasar dan pergerakan harga minyak dunia. Namun, Ali mengakui bahwa tingginya tingkat kerumitan dan potensi adanya gejolak membuat badan usaha lebih memilik metode yang lebih halus dalam pengaturan harga. "Sebenarnya itu tidak ada masalah asalkan proyeksi harga berdasarkan model berbasis forecasting bisa dilakukan dengan baik, data valid dan proyeksi yang akurat," ungkap Ali.
Hal senada diungkapkan Anggota Komisi VII DPR Mulyanto yang mengatakan bahwa komponen utama dalam penentuan harga BBM badan usaha adalah BBM itu sendiri. "Kemudian ada biaya transportasi atau distribusi serta margin perusahaan. Mengingat BBM kita sebagian besar impor, secara otomatis harga BBM nonsubsidi domestik mengikuti harga pasar BBM dunia," ujarnya.
(fjo)
Lihat Juga :