Telan Investasi Rp110 Triliun, Kereta Cepat Whoosh Balik Modal Bisa 40 Tahun

Selasa, 03 Oktober 2023 - 20:34 WIB
loading...
Telan Investasi Rp110...
Kereta Cepat Whoosh diperoyeksikan akan balik modal dalam 40 tahun mendatang. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Proyek Kereta Cepat Whoosh yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) diproyeksikan akan balik modal dalam 40 tahun mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui di Jakarta pada Selasa (3/10/2023). "Kalau proyek infrastruktur dasar seperti ini kan balik modalnya bisa 30-40 tahun," katanya.

Tiko sapaan akrab Kartika mengatakan bahwa proyek kereta cepat merupakan proyek infrastruktur dasar yang memang dibangun untuk jangka panjang.

Baca Juga: Jokowi Ungkap Tarif Kereta Cepat Whoosh Rp250.000-Rp350.000, Bakal Diumumkan 16 Oktober

Di mana proyek transportasi ini akan mengubah pola terhadap peradaban transportasi Indonesia. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berorientasi dalam jangka waktu yang panjang.

"Kalau saya selalu dari dulu arahnya dari Pak Presiden ini adalah proyek jangka panjang yang melihatnya memang harus horizonnya 40 tahun ke depan. Nggak ada proyek transportasi seperti ini yang horizonnya 10 tahun. Harus paling nggak 20 tahun ke depan," katanya.

Baca Juga: Ini Arti Nama Whoosh Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Mampu Melesat 350 Km/Jam

Sebagai informasi, proyek Kereta Cepat Whoosh menelan investasi USD7,2 miliar atau setara Rp110 triliun. Nilai investasi tersebut mengalami pembengkakan biaya (cost overrun) sebesar USD1,2 miliar atau setara Rp18,36 triliun dari target awal biaya proyek sebesar USD6 miliar atau Rp91,8 triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved