Dedolarisasi BRICS Terancam Jadi Pepesan Kosong, Penyebabnya dari Dalam Sendiri

Rabu, 04 Oktober 2023 - 10:40 WIB
loading...
A A A
Lalu bagaimana dengan mata uang BRICS? Menciptakan mata uang bersama tidaklah mudah, dan negara-negara BRICS yang beragam harus bersatu dalam beberapa isu, termasuk pembentukan bank sentral dan penghapusan mata uang mereka secara bertahap.

Euro memerlukan waktu persiapan puluhan tahun di Eropa, dan penggunaan mata uang tersebut secara global juga masih kalah dibandingkan dolar. Pada Agustus, greenback menyumbang 48% pembayaran global melalui sistem pesan SWIFT, jauh lebih tinggi dibandingkan euro yang hanya 23%.

KTT BRICS baru-baru ini juga berakhir tanpa adanya mata uang baru dan kelima anggota mengeluarkan komentar yang kontradiktif mengenai de-dolarisasi. Tampaknya hanya Rusia dan Brasil yang benar-benar mendorong mata uang bersama BRICS. China belum mengomentari gagasan tersebut, sementara India dan Afrika Selatan mengatakan isu itu tidak ada dalam agenda KTT.

Mata uang BRICS, jika memang terjadi hanya memiliki kegunaan yang sempit. Amitendu Palit, kepala peneliti ekonomi di National University of Singapore, mengatakan ada permasalahan lebih besar yang menghalangi mata uang BRICS. Di antaranya, lingkungan peraturan yang beragam dan mata uang semua anggotanya tidak dapat dengan mudah diperdagangkan di pasar valuta asing.

Baca juga: Bos Aston Martin Sedih Hypercar Mewah Cuma Jadi Pajangan Orang Kaya

Mengenai perbedaan politik, Palit berpendapat bahwa setiap negara pada akhirnya bersifat rasional. "Baik China maupun India sadar bahwa mereka adalah pesaing,” kata Palit.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Rekomendasi
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved