Ganjar Pranowo Siap Lanjutkan Program Hilirisasi Warisan Jokowi
Rabu, 04 Oktober 2023 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Selain sektor nikel, hilirisasi industri juga telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam industri kelapa sawit. Produk hilir kelapa sawit cenderung meningkat dalam kurun lima tahun terakhir, sehingga rasio volume ekspor bahan baku dan produk hilir sekarang mencapai 19 persen berbanding 81 persen.
Baca Juga: TGB Zainul Majdi dan Angela Tanoesoedibjo Hadiri Rapat TPN Ganjar
Indonesia, sebagai produsen terbesar minyak sawit mentah (CPO) dan minyak kernel sawit mentah (CPKO) dengan produksi mencapai 47 juta ton, memiliki potensi besar dalam sektor ini. Pertumbuhan produksi minyak sawit yang diperkirakan meningkat secara signifikan telah memberikan kontribusi positif terhadap devisa negara, dengan ekspor minyak sawit dan produk turunannya yang menyumbang hingga USD 22 miliar per tahun.
Penerapan hilirisasi industri di sektor-sektor utama seperti nikel dan kelapa sawit telah membuktikan potensi besar dalam menciptakan nilai tambah, peningkatan ekspor, investasi, serta penyerapan tenaga kerja. Kontribusi positif ini mengindikasikan bahwa upaya hilirisasi industri di Indonesia akan terus menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi negara ini, sambil memperkuat posisi Indonesia dalam pasar global. Calon Presiden 2024 menilai bahwa Indonesia bisa berdaulat secara ekonomi dari adanya hilirisasi yang dimulai oleh Presiden Jokowi tersebut.
Baca Juga: TGB Zainul Majdi dan Angela Tanoesoedibjo Hadiri Rapat TPN Ganjar
Indonesia, sebagai produsen terbesar minyak sawit mentah (CPO) dan minyak kernel sawit mentah (CPKO) dengan produksi mencapai 47 juta ton, memiliki potensi besar dalam sektor ini. Pertumbuhan produksi minyak sawit yang diperkirakan meningkat secara signifikan telah memberikan kontribusi positif terhadap devisa negara, dengan ekspor minyak sawit dan produk turunannya yang menyumbang hingga USD 22 miliar per tahun.
Penerapan hilirisasi industri di sektor-sektor utama seperti nikel dan kelapa sawit telah membuktikan potensi besar dalam menciptakan nilai tambah, peningkatan ekspor, investasi, serta penyerapan tenaga kerja. Kontribusi positif ini mengindikasikan bahwa upaya hilirisasi industri di Indonesia akan terus menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi negara ini, sambil memperkuat posisi Indonesia dalam pasar global. Calon Presiden 2024 menilai bahwa Indonesia bisa berdaulat secara ekonomi dari adanya hilirisasi yang dimulai oleh Presiden Jokowi tersebut.
(nng)
Lihat Juga :