Sambut Musim Tanam, Direksi Petrokimia Gresik Blusukan ke Desa-desa
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 16:15 WIB
loading...
Petrokima Gresik menyambut musim tanam Oktober-Maret. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direksi Petrokimia Gresik blusukan ke gudang-gudang, distributor, kios dan petani di beberapa daerah se Indonesia menyambut musim tanam Oktober-Maret. Salah satunya dilakukan Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik (DOP PG), Digna Jatiningsih yang mendatangi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Selasa (3/10/2023) sampai Jumat (6/10/2023).
Digna melihat kesiapan perusahaan memasuki musim tanam. Selain itu, juga menyapa petani untuk mendengar aspirasi dari para petani. Salah satu yang disampaikan petani adalah keberadaan pupuk bersubsidi.
"Kondisi di NTT berbeda dengan daerah lain. Penebusan pupuk bersubsidi di sini belum optimal. Sampai Agustus 2023, tercatat hanya 39 persen petani yang melakukan penebusan pupuk bersubsidi NPK Phonska. Kekeringan mulai April kemarin, menjadi salah satu penyebabnya. Karena itu kekeringan yang diprediksi akan berlangsung hingga Desember ini harus ada solusinya," kata Digna, melalui pernyataannya, Jumat (6/10/2023).
Baca Juga: Program Makmur Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Tebu 9,4% di Malang
Dalam upaya mencari solusi atas permasalahan tersebut, Digna juga menemui Dinas Pertanian. "Tentu kekeringan ini telah menjadi fokus banyak pihak, tidak terkecuali Petrokimia Gresik dan juga Dinas Pertanian Provinsi NTT," imbuhnya.
Digna melihat kesiapan perusahaan memasuki musim tanam. Selain itu, juga menyapa petani untuk mendengar aspirasi dari para petani. Salah satu yang disampaikan petani adalah keberadaan pupuk bersubsidi.
"Kondisi di NTT berbeda dengan daerah lain. Penebusan pupuk bersubsidi di sini belum optimal. Sampai Agustus 2023, tercatat hanya 39 persen petani yang melakukan penebusan pupuk bersubsidi NPK Phonska. Kekeringan mulai April kemarin, menjadi salah satu penyebabnya. Karena itu kekeringan yang diprediksi akan berlangsung hingga Desember ini harus ada solusinya," kata Digna, melalui pernyataannya, Jumat (6/10/2023).
Baca Juga: Program Makmur Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Tebu 9,4% di Malang
Dalam upaya mencari solusi atas permasalahan tersebut, Digna juga menemui Dinas Pertanian. "Tentu kekeringan ini telah menjadi fokus banyak pihak, tidak terkecuali Petrokimia Gresik dan juga Dinas Pertanian Provinsi NTT," imbuhnya.
Lihat Juga :