Demi Konstruksi Berkelanjutan, Kementerian PUPR Dorong Semen Ramah Lingkungan

Minggu, 08 Oktober 2023 - 16:01 WIB
loading...
Demi Konstruksi Berkelanjutan,...
Kementerian mendorong penggunaan semen ramah lingkungan guna mewujudkan prinsip konstruksi berkelanjutan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong implementasi prinsip-prinsip konstruksi berkelanjutan yang memperhatikan lingkungan. Salah satunya, dengan mendorong penggunaan material tepat guna yang ramah lingkungan.

"Di mana salah satunya adalah material semen ramah lingkungan, atau yang lebih dikenal dengan nama Non Ordinary Portland Cement (non-OPC)," kata Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Rachman Arief dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (8/10/2023).

Baca Juga: Industri Semen di Indonesia Kelebihan Pasokan, Kemenperin Moratorium Investasi Baru

Semen merupakan material baku yang sangat penting dalam pekerjaan konstruksi, karena penentuan jenis semen akan berpengaruh terhadap proses pelaksanaan dan hasil konstruksi yang dihasilkan. Rachman mengatakan, semen non-OPC memiliki beberapa kelebihan, baik dari sisi teknis, ekonomi maupun lingkungan.

Kementerian PUPR telah memiliki beberapa regulasi tentang tata cara maupun instruksi penggunaan semen non-OPC dalam pekerjaan Konstruksi. Antara lain, melalui Surat Edaran Menteri PUPR No. 07/2016 tentang Pedoman Tata Cara Penentuan Campuran Beton Normal dengan Semen OPC, PPC dan PCC, yang merupakan panduan penggunaan tipe-tipe semen non-OPC sesuai jenis bangunan konstruksi.

Baca Juga: Gempa Bumi Dahsyat Guncang Afghanistan, Lebih dari 100 Orang Tewas

Kemudian, Instruksi Menteri PUPR No. 04/IN/M/2020 tentang Penggunaan Semen Non OPC Pada Pekerjaan Konstruksi di Kementerian PUPR, yang merupakan upaya untuk mendorong penggunaan semen non-OPC dalam pekerjaan konstruksi di Kementerian PUPR sebagai upaya mewujudkan pembangunan konstruksi berkelanjutan.

Dukungan terhadap penggunaan semen non-OPC diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Lilik Unggul Raharjo. Dia mengatakan, SASI beserta pemangku kepentingan terkait siap menyukseskan optimalisasi penggunaan semeh ramah lingkungan di Kementerian PUPR dalam rangka pembangunan konstruksi berkelanjutan.

Lilik juga menyampaikan, pada tahun 2010 hingga 2022, intensitas karbon industri semen Indonesia telah berkurang dari 725 kg CO2 per ton cementitious menjadi 631,70 kg CO2 per ton cementitious, mencapai pengurangan emisi absolut sebesar 6,54 Juta ton CO2 atau mengalami penurunan sebesar 12,9%.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
Jawab Kebutuhan Kaum...
Jawab Kebutuhan Kaum Urban, Sepeda Listrik NUV Hadir sebagai Solusi Transportasi
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang
MNC Peduli Tanamkan...
MNC Peduli Tanamkan Budaya Ramah Lingkungan di SDN Cibilik
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Lewat Jalur Independen,...
Lewat Jalur Independen, Luki Murdianto Perkenalkan Karya Musik Asal Banten ke Kancah Nasional
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved