Ganasnya Operasi Badai Al-Aqsa Dinilai Bisa Didihkan Harga Minyak

Minggu, 08 Oktober 2023 - 18:00 WIB
loading...
Ganasnya Operasi Badai...
Harga minyak diperkirakan bakal mengalami lonjakan di awal pekan akibat dampak pertempuran Hamas-Israel. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pakar energi memperkirakan harga minyak mentah awal pekan depan mungkin akan mengalami lonjakan akibat dampak serangan kelompok Pejuang Palestina Hamas terhadap Israel melalui operasi yang dinamai Badai Al-Aqsa. Namun, dampak secara keseluruhan diperkirakan terbatas asalkan konflik tidak bertambah parah.

"Kita mungkin melihat lonjakan harga minyak mentah ketika pasar dibuka pada hari Senin," kata CEO Vanda Insights, Vandana Hari, seperti dilansir CNBC, Minggu (8/10/2023).

"Akan ada sejumlah premi risiko yang diperhitungkan sebagai default, sampai pasar yakin bahwa peristiwa tersebut tidak memicu reaksi berantai dan pasokan minyak dan gas di Timur Tengah tidak akan terpengaruh," lanjut Hari.

Baca Juga: Naik Lagi, Harga Minyak Mentah RI September Tembus USD90,17 per Barel

Operasi Badai Al-Aqsa yang diluncurkan para pejuang Hamas sukses memberikan pukulan tak terduga pada Israel. Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Hamas menembakkan ribuan roket ke Israel dari Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved